
Harga emas di akhir tahun 2025 tercatat mengalami penurunan. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pada hari Rabu, 31 Desember 2025, harga dua produk emas dari UBS dan Galeri24 mengalami penurunan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Harga jual emas Galeri24 turun dari sebelumnya Rp 2.618.000 per gram menjadi Rp 2.546.000 per gram atau mengalami penurunan sebesar Rp 72.000. Sementara itu, harga emas UBS juga mengalami penurunan, yaitu dari semula Rp 2.673.000 per gram menjadi Rp 2.599.000 per gram atau turun sebesar Rp 74.000.
Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sedangkan emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Berikut adalah daftar lengkap harga emas masing-masing produk:
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp 1.405.000
- 1 gram: Rp 2.599.000
- 2 gram: Rp 5.157.000
- 5 gram: Rp 12.743.000
- 10 gram: Rp 25.352.000
- 25 gram: Rp 63.255.000
- 50 gram: Rp 126.250.000
- 100 gram: Rp 252.400.000
- 250 gram: Rp 630.813.000
- 500 gram: Rp 1.260.145.000
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.335.000
- 1 gram: Rp 2.546.000
- 2 gram: Rp 5.014.000
- 5 gram: Rp 12.443.000
- 10 gram: Rp 24.819.000
- 25 gram: Rp 61.894.000
- 50 gram: Rp 123.690.000
- 100 gram: Rp 247.258.000
- 250 gram: Rp 616.627.000
- 500 gram: Rp 1.233.253.000
- 1.000 gram: Rp 2.466.505.000
Pada Sabtu pekan lalu, harga emas dunia ditutup pada level US$ 4.338 per troy ounce. Seorang pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, memprediksi bahwa harga emas dunia bisa menembus US$ 4.415 per troy ounce pada perdagangan pekan depan. Prediksi ini melampaui rekor yang tercatat pada Oktober dengan level US$ 4.381 per troy ounce.
Ibrahim menjelaskan bahwa jika harga emas dunia mengalami penguatan, resistance pertama akan berada di level US$ 4.378. Di sisi lain, jika harga emas mengalami koreksi, support pertama akan berada di level US$ 4.291, sedangkan support kedua berada di level US$ 4.256.
Direktur PT Traze Andalan Futures tersebut menilai salah satu faktor yang memengaruhi fluktuasi harga emas adalah kemungkinan bank sentral Amerika Serikat (The Fed) menurunkan suku bunga acuan pada tahun depan. Ia menyatakan bahwa para ekonom memperingatkan bahwa penutupan pemerintah AS selama 43 hari berpotensi mendistorsi data-data ekonomi. Hal ini membuat para ekonom lebih hati-hati dalam membahas kemungkinan penurunan suku bunga.
Komentar
Kirim Komentar