
"Bu, boleh difoto?"
"Monggo, silakan!"
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Biasanya begitu jawaban pemilik usaha saat saya meminta izin untuk membuat foto menggunakan ponsel.
"Tiktok apa Instagram, Bu?"
Terkadang ada pertanyaan lanjutan dari pemilik usaha saat dimintai izin memfoto atau merekam video. Bagi yang memahami, mereka senang jika ada yang mempromosikan usahanya, sebagai iklan gratis. Meski pembuat konten bisa saja mendapatkan keuntungan dari hasil ngonten.
Namun, dari media sosial juga terdapat keluhan dari para pedagang.
"Saya yang capek, orang lain yang dapat duit!"
Itulah keluhan seorang pedagang, meskipun maknanya agak aneh. Tentu saja, pedagang yang capek menyiapkan dagangan itu karena dia ingin berdagang, bukan disuruh oleh pembuat konten. Kecuali jika memang demikian, seharusnya ada perjanjian sebelumnya.
Content creator biasanya hanya memanfaatkan kondisi yang ada agar layak menjadi tontonan yang menarik bagi pembaca artikel atau pemirsa video.
Ada juga endorsement. Content creator membuat konten atas permintaan pedagang, dan memberikan kompensasi pada pembuat konten. Endorsement biasanya dengan mendapatkan sample produk, atau bahkan membayar sesuai tarif yang ditentukan.
Keuntungan membuat konten tidak terbatas pada monetisasi saja, tapi ada banyak hal lain yang bisa diambil, yaitu:
Keuntungan Utama Membuat Konten
- Monetisasi dan Penghasilan
- Mendapatkan uang dari iklan (monetisasi akun), program affiliate, atau endorsement (kerja sama dengan merek).
- Visibilitas, Popularitas, dan Personal Branding
- Dikenal banyak orang (populer) dan meningkatkan eksposur.
- Membangun personal branding yang kuat, berguna untuk karier atau peluang bisnis.
- Kreativitas dan Ekspresi Diri
- Kebebasan untuk mengeksplorasi ide dan menyuarakan pendapat melalui berbagai format konten.
- Menemukan dan menyalurkan passion.
Pengaruh dan Dampak
Ngonten, mungkin tanpa sadar akan mempengaruhi orang lain. Memiliki potensi untuk menginspirasi, mengedukasi, menghibur, dan bahkan memengaruhi opini publik.
Dengan ngonten kita juga mengalami pengembangan keterampilan dan jaringan (networking). Bahkan bisa mengasah berbagai skill seperti menulis, mengedit, desain grafis, dan public speaking.
Ngonten juga membuka peluang kolaborasi dan memperluas jaringan koneksi.
Ngonten juga seringkali menawarkan fleksibilitas dalam hal waktu dan lokasi kerja.
Meski banyak manfaat yang berpengaruh dan berdampak pada pengembangan diri, ngonten juga memiliki kesulitan dan tantangan yang harus ditaklukkan.
Kesulitan dan Tantangan dalam Ngonten
- Tekanan Konsistensi:
Terkadang kita mempunyai kesulitan dalam mempertahankan tingkat konsistensi untuk menghasilkan konten yang segar dan menarik secara berkala. - Kompetisi yang Ketat
Dunia konten digital sangat kompetitif, sehingga sulit untuk menonjol dan mendapatkan perhatian di tengah banyaknya konten serupa. - Berpotensi Mendapat Kritik dan Negatif
Pencipta konten rentan terhadap kritik, bully, dan komentar negatif dari warganet. - Membutuhkan Waktu dan Usaha yang Keras di Awal
Membangun audiens yang loyal membutuhkan waktu, dan proses belajar membuat konten yang berkualitas di awal bisa sangat menantang. - Tuntutan Berinovasi
Harus terus berinovasi agar konten tidak membosankan dan relevan dengan tren yang cepat berubah. - Masalah Bounce Rate Tinggi (terutama pada konten trending)
Konten yang hanya bersifat trending cenderung hanya memiliki daya tarik sementara dan ditinggalkan setelah topiknya "kedaluwarsa". - Risiko Burnout
Bisa mengalami kelelahan karena harus terus-menerus memproduksi ide dan konten.
Sesekali hunting foto tanaman. Keindahan bunga bisa menginspirasi untuk di foto pakai hp.
Meskipun ada tantangan, dengan strategi yang tepat, konsistensi, dan ketekunan, ngonten bisa menjadi perjalanan yang sangat menyenangkan dan bermanfaat, bahkan bisa menjadi sumber pundi-pundi rupiah.
Komentar
Kirim Komentar