Ibu-ibu Tegal Didik Jaringan UMKM Tingkatkan Usaha Kecil

Ibu-ibu Tegal Didik Jaringan UMKM Tingkatkan Usaha Kecil

Jagat maya sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Ibu-ibu Tegal Didik Jaringan UMKM Tingkatkan Usaha Kecil. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program Pelatihan Keterampilan Memasak untuk Ibu Rumah Tangga

Yayasan Indonesia Setara (YIS) bekerja sama dengan Rumah Tegal Muda (RTM) menggelar sebuah workshop bertajuk "Baking & Cooking Naik Kelas". Acara ini bertujuan untuk membuka peluang kerja dan memberikan keterampilan praktis kepada ibu rumah tangga. Produk utama yang diajarkan adalah brownies singkong dan donat ubi, yang memiliki potensi pasar yang besar.

Workshop ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Kegiatan dilaksanakan di LPK Lashinta, Pangkah, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada hari Minggu (21/12). Selain mengajarkan teknik memasak, para peserta juga diberikan pendampingan agar dapat memanfaatkan keterampilan tersebut sebagai sumber penghasilan.

Pendampingan dan Bantuan Modal

Salah satu aspek penting dari program ini adalah adanya pendampingan selama sebulan ke depan. Peserta akan mendapatkan bantuan modal berupa bahan baku gratis, sehingga mereka tidak perlu khawatir tentang biaya awal dalam menjalankan usaha. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan para peserta dalam membangun bisnis mandiri.

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan yang bisa langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Selain itu, peserta juga diajarkan cara memanfaatkan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), untuk membantu pemasaran produk.

Pemanfaatan Teknologi dalam Pemasaran

Salah satu inovasi dalam program ini adalah penggunaan aplikasi ChatGPT untuk membuat konten promosi. Peserta diberikan tantangan untuk langsung membuka pre-order pada hari pelaksanaan workshop. Dari tantangan tersebut, para peserta berhasil meraih total 471 pesanan brownies dan 70 pesanan donat.

Dengan harga jual masing-masing Rp 2.000 untuk brownies dan Rp 3.000 untuk donat, para ibu memperoleh penghasilan sekitar Rp 1.152.000. Angka ini menunjukkan potensi besar dari produk yang dibuat dan strategi pemasaran yang efektif.

Kolaborasi dengan Ruang Tegal Muda

Co-founder Ruang Tegal Muda, Muhammad Syaeful Mujab, menjelaskan bahwa dalam sesi awal program, peserta dibekali keterampilan membuat brownies singkong dan donat ubi karena bahan bakunya murah, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk dikreasikan. Selain itu, peserta juga diajarkan cara menggunakan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Setelah sesi tatap muka, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan intensif selama tiga minggu. Fokus dari program ini adalah diskusi bersama trainer, penguatan strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, serta penerapan langsung ilmu yang diperoleh guna menghadapi tantangan bisnis yang dijalani peserta.

Visi Yayasan Indonesia Setara

Yayasan Indonesia Setara yang berdiri sejak 2011 memiliki visi mendorong kesetaraan sosial, ekonomi, dan pendidikan, termasuk bagi para ibu. Melalui kolaborasi dengan Ruang Tegal Muda, YIS meyakini bahwa para ibu memiliki potensi besar untuk mencapai kemandirian ekonomi.

Program ini tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga membangun jejaring UMKM untuk mendorong penjualan berkelanjutan dan kemandirian ekonomi. Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar memasak, tetapi juga membangun fondasi untuk menjalani bisnis yang stabil dan berkembang.

Kesimpulan

Workshop Baking & Cooking Naik Kelas menjadi salah satu contoh sukses dari upaya pemberdayaan perempuan melalui pendidikan dan pelatihan. Dengan kombinasi antara keterampilan memasak dan pemanfaatan teknologi, peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha sendiri dan meningkatkan kualitas hidup keluarga mereka.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar