INKA ekspor 3 lokomotif ke Australia

INKA ekspor 3 lokomotif ke Australia

Jagat maya sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik INKA ekspor 3 lokomotif ke Australia. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.

Pengiriman Lokomotif ke Australia Menjadi Tanda Kinerja Ekspor INKA yang Menjanjikan

PT INKA (Persero) telah mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia untuk United Group Limited (UGL). Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak pengadaan 50 unit platform lokomotif yang telah disepakati oleh kedua pihak. Dengan pengiriman tersebut, INKA hingga akhir 2025 telah merealisasikan 13 unit platform lokomotif untuk pasar Australia. Progres ini sesuai dengan rencana pengiriman yang telah ditetapkan perusahaan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

"Di akhir tahun 2025 ini, kami berhasil mengirimkan tiga unit platform lokomotif ke Australia," kata Senior Manager Hubungan Masyarakat dan Kantor Perwakilan INKA, Hartono dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).

Pengiriman Lanjutan Direncanakan Awal 2026

Hartono menyampaikan bahwa pengiriman tiga unit di akhir 2025 menjadi bagian dari rangkaian pemenuhan kontrak. Menurutnya, pengiriman ke Australia akan berlanjut pada awal 2026 untuk jenis kereta yang berbeda. Pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya dengan koordinasi antarperusahaan guna memastikan proses logistik berjalan sesuai ketentuan ekspor.

“Kami melihat capaian ini sebagai momentum yang baik untuk menjaga keberlanjutan pengiriman sekaligus mengawali kinerja ekspor INKA pada 2026,” ujarnya.

Terminal Petikemas Surabaya Dukung Ekspor

Senior Vice President Komersial dan Pengembangan Bisnis PT TPS Bayu Setyadi menyatakan TPS mendukung kelancaran ekspor produk manufaktur nasional, termasuk produk perkeretaapian, agar dapat bersaing di pasar global.

“TPS berkomitmen mendukung kelancaran ekspor produk perkeretaapian Indonesia agar dapat diterima dan bersaing di pasar global,” tutur Bayu.

INKA Telah Kirim 1.000 Flat Wagon

Hartono menambahkan bahwa kerja sama INKA dengan UGL tidak hanya mencakup platform lokomotif. Hingga saat ini, INKA juga telah mengirimkan sekitar 1.000 unit flat wagon ke UGL sebagai bagian dari ekspansi pasar internasional perusahaan.

“Hingga saat ini INKA juga telah mengirimkan sekitar 1.000 unit flat wagon ke UGL. Hal ini menjadi bagian dari langkah ekspansi global perusahaan sekaligus menunjukkan kepercayaan mitra internasional terhadap produk INKA,” tuturnya.

KRL Baru Buatan INKA Mulai Beroperasi

Selain itu, INKA juga telah merilis dua unit Kereta Rel Listrik (KRL) baru yang mulai beroperasi. KRL ini dirancang dengan teknologi modern dan desain yang lebih efisien, sehingga memberikan kenyamanan dan keandalan bagi para pengguna jasa transportasi umum.

Dengan peningkatan kapasitas produksi dan ekspansi pasar, INKA semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu produsen perkeretaapian terkemuka di Indonesia. Keberhasilan ekspor ke Australia menjadi bukti bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh INKA mampu memenuhi standar internasional dan memiliki daya saing tinggi di pasar global.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar