Investasi Rp54,7 Triliun Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batam 6,89 Persen

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Investasi Rp54,7 Triliun Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batam 6,89 Persen menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.
Investasi Rp54,7 Triliun Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batam 6,89 Persen

Kinerja Ekonomi Batam Tahan Terhadap Ketidakpastian Global

Kinerja ekonomi Batam hingga Triwulan III 2025 tercatat dalam kondisi yang stabil dan solid, meskipun perekonomian global masih menghadapi berbagai ketidakpastian. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan ini tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang andal di Indonesia.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Arus investasi yang masuk ke Batam tetap terjaga, sementara aktivitas industri juga berjalan secara stabil. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menyatakan bahwa Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,89 persen secara tahunan hingga Triwulan III 2025. Ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi Batam tetap positif meski dalam situasi yang tidak pasti.

“Sepanjang 2025, Batam mencatat realisasi investasi yang kuat dan pertumbuhan ekonomi yang terjaga. Ini menunjukkan bahwa Batam tetap dipercaya dan mampu tumbuh di tengah ketidakpastian global,” ujar Amsakar. Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran BP Batam serta sinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara berbagai pihak tersebut menjadi kunci utama dari capaian kinerja Batam sepanjang tahun ini. Pertumbuhan ekonomi Batam didorong oleh sektor investasi sebagai motor utama, disusul oleh industri pengolahan, perdagangan, dan sektor logistik. Capaian ini mencerminkan aktivitas ekonomi riil yang terus bergerak.

Dari sisi investasi, realisasi penanaman modal di Batam hingga Triwulan III 2025 mencapai Rp54,7 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sehingga menempatkan Batam sebagai salah satu daerah dengan capaian investasi tertinggi secara nasional.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa struktur investasi yang masuk ke Batam menunjukkan tren yang semakin sehat, terutama dari penanaman modal dalam negeri (PMDN). “Meningkatnya investasi dalam negeri menunjukkan bahwa ekosistem Batam semakin dipercaya oleh pelaku usaha nasional. Rantai pasok lokal tumbuh, industri pendukung menguat, dan nilai tambah semakin tinggal di dalam negeri,” ujarnya.

Iklim investasi Batam diperkuat oleh kebijakan Pemerintah Pusat. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan agar Batam diperkuat sebagai destinasi investasi strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menjelaskan bahwa arahan Presiden menjadi pijakan utama dalam penyusunan kebijakan ke depan. “Batam harus berperan nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dengan memastikan investasi yang masuk bersifat produktif, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Fary.

Ke depan, BP Batam akan fokus pada beberapa hal penting seperti mempercepat layanan investasi, menyederhanakan regulasi, serta memperkuat ekosistem usaha agar Batam semakin kompetitif di tingkat nasional dan internasional. Dengan capaian tersebut, BP Batam optimistis bahwa Batam mampu melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026 dan memperkuat posisinya sebagai kawasan strategis nasional.


Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Investasi Rp54,7 Triliun Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Batam 6,89 Persen ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar