
aiotrade.app
Kekalahan yang terus-menerus dialami Liverpool dalam empat pertandingan terakhirnya membuat para penggemarnya semakin khawatir. Meski telah menghabiskan dana besar untuk memperkuat tim, Liverpool masih kesulitan meraih kemenangan dan justru terus tertinggal di berbagai kompetisi.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Laga-laga yang dimainkan oleh The Reds dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan performa yang kurang memuaskan. Mereka kalah dari Crystal Palace dengan skor 1-2, Galatasaray 0-1, Chelsea 1-2, serta Manchester United 1-2. Kekalahan ini menjadi rekor buruk yang sangat jarang terjadi sejak lama, terakhir kali terjadi pada November 2014 saat Brendan Rodgers masih menjabat sebagai pelatih.
Banyak pendukung Liverpool mulai merindukan masa kejayaan yang dipimpin oleh Juergen Klopp. Pria asal Jerman itu pernah membawa klub ini ke puncak prestasi, termasuk meraih gelar Liga Champions 2019 dan Liga Inggris 2020. Namun, ia meninggalkan Anfield setelah sembilan tahun melatih The Reds pada akhir musim 2023-2024.
Isyarat Kembali ke Liverpool
Beberapa waktu lalu, Juergen Klopp memberikan pernyataan menarik dalam wawancara dengan Steven Bartlett di acara The Diary of A CEO. Ia menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan untuk kembali melatih Liverpool di masa depan. Pernyataan ini menimbulkan harapan besar bagi para penggemar yang ingin melihat Klopp kembali memimpin tim kesayangannya.
Nama Klopp sangat dihormati oleh para pendukung Liverpool karena kontribusinya dalam membangkitkan kembali kejayaan klub. Ia pernah menyatakan bahwa dirinya tidak akan pernah melatih tim lain di Inggris kecuali Liverpool. “Saya bilang saya tidak akan pernah melatih tim lain di Inggris,” ujar Klopp seperti dikutip dari ESPN. “Jadi, kalau kembali, itu artinya Liverpool.”
Betah di Pekerjaan Baru
Saat ini, Juergen Klopp menjabat sebagai Kepala Sepak Bola di Red Bull. Ia mengaku nyaman dengan posisi barunya dan belum ada niat untuk kembali melatih. Meskipun secara teori, kembalinya Klopp ke Liverpool mungkin saja terjadi, ia menegaskan bahwa saat ini ia masih menikmati tugasnya di Red Bull.
“Saya mencintai pekerjaan saya saat ini, saya tidak merindukan melatih,” tambah Klopp. “Tidak. Maksud saya, saya melatih, hanya saja berbeda, bukan pemain. Saya tidak merindukannya. Saya tidak merindukan berdiri di tengah hujan selama dua setengah, tiga jam.”
Klopp juga menjelaskan bahwa ia tidak merindukan rutinitas sebagai pelatih, termasuk menghadiri konferensi pers dan melakukan wawancara secara intensif. Baginya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk fokus pada pekerjaan barunya dan menjauhi tekanan sebagai pelatih sepak bola.
Komentar
Kirim Komentar