Jepang Siap Tinggalkan AFC, PSSI Tertarik?

Jepang Siap Tinggalkan AFC, PSSI Tertarik?

Kabar lapangan tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait Jepang Siap Tinggalkan AFC, PSSI Tertarik?, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Isu Jepang Membentuk Konfederasi Sepak Bola Baru

Dunia sepak bola Asia tengah dihebohkan dengan isu yang muncul terkait Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang mempertimbangkan untuk meninggalkan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Menurut laporan yang beredar, JFA sedang merancang pembentukan konfederasi baru yang disebut sebagai "Federasi Asia Timur".

Isu ini pertama kali muncul dari media Irak, UTV. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa JFA sangat serius dalam mempertimbangkan langkah tersebut karena kecewa terhadap AFC. Mereka menilai AFC kerap melakukan manipulasi dan korupsi dalam pengelolaan kompetisi sepak bola.

"Ada pergerakan dari Jepang untuk mundur dari AFC dan mendirikan 'Federasi Asia Timur'. Mereka protes dan menentang hal-hal yang terlihat seperti manipulasi dan korupsi di AFC, yang dikontrol oleh pendanaan Qatar. Mereka juga sudah tidak lagi percaya pada AFC," demikian laporan UTV yang dikutip dari media Jepang, Football Tribe.

Masalah dalam Pengelolaan Turnamen AFC Champions League Elite

Kekecewaan JFA berawal dari buruknya pengelolaan turnamen AFC Champions League Elite 2025/2026. Salah satu masalah utamanya adalah penentuan babak perempat final yang dilakukan di kawasan Timur Tengah, yang dianggap tidak adil bagi klub-klub dari wilayah lain.

Masalah dalam AFC Champions League Elite bukan hanya terjadi pada musim ini. Musim lalu, klub Jepang juga mengalami kerugian akibat keputusan tak tegas dari AFC. Salah satunya adalah Vissel Kobe yang harus turun ke posisi kelima setelah hasil melawan Shandong Taishan tidak dihitung.

Pada musim lalu, klub Tiongkok, Shandong Taishan memilih untuk menarik diri di tengah turnamen. Berdasarkan Pasal 5 Ayat 6 peraturan kompetisi, AFC menjelaskan bahwa klub yang mundur setelah kompetisi dimulai akan membuat seluruh pertandingan yang telah dilakoni dibatalkan dan dianggap tidak sah.

Keributan dalam Pertandingan Vissel Kobe vs Shandong Taishan

Masalah lain muncul pada pertandingan antara Vissel Kobe dan Shandong Taishan di Stadion Noevir, Kobe, pada 2 Oktober 2024. Dalam laga itu terjadi keributan antara pemain dan staf kedua tim. Akibatnya, AFC menjatuhkan denda sebesar 10.000 dolar AS atau setara dengan Rp155 juta kepada Vissel Kobe. Namun, sanksi tersebut tidak dicabut meskipun Shandong Luneng terdiskualifikasi, sehingga memunculkan anggapan standar ganda.

Dampak Besar Jika JFA Pergi dari AFC

Jika rencana JFA untuk meninggalkan AFC dan membangun konfederasi baru benar-benar terwujud, maka ini akan menjadi guncangan besar bagi sepak bola Asia. Sebab Jepang adalah salah satu kekuatan besar di kawasan tersebut.

Namun, upaya Jepang membentuk konfederasi Asia Timur membutuhkan waktu yang panjang. Hal ini berkaitan dengan slot untuk lolos ke Piala Dunia. Selain itu, negara-negara yang masuk dalam konfederasi tersebut akan menimbulkan tanda tanya.

Indonesia, dalam hal ini PSSI, bisa jadi salah satu negara yang bergabung karena secara geografis termasuk dalam Asia Timur bentukan Jepang. Tentu menarik dinantikan bagaimana kelanjutan kabar ini.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar