Jumbo pecahkan rekor film Indonesia, untung Rp400 miliar

Jumbo pecahkan rekor film Indonesia, untung Rp400 miliar

Kabar selebriti kembali membuat heboh netizen. Kali ini beredar kabar tentang Jumbo pecahkan rekor film Indonesia, untung Rp400 miliar yang ramai dibahas. Cek faktanya.
Jumbo pecahkan rekor film Indonesia, untung Rp400 miliar

Jumbo: Film Animasi yang Mengubah Wajah Industri Perfilman Indonesia

Film animasi Jumbo mencetak tonggak penting dalam sejarah perfilman Indonesia. Tak hanya menuai pujian luas dari publik dan kritikus, film produksi Visinema Animation Studios ini juga tampil sebagai penguasa box office nasional dengan capaian bisnis yang mencengangkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Sejak dirilis pada akhir Maret 2025, Jumbo langsung menarik perhatian penonton lintas usia. Di tengah dominasi film horor supranatural dan komedi yang selama ini menjadi primadona bioskop Tanah Air, film animasi karya sutradara Ryan Adriandhy justru mampu menyalip ekspektasi pasar.

Persaingan Berat di Pasar Film

Persaingan yang dihadapi Jumbo tidaklah ringan. Deretan film horor seperti Misteri Rumah Darah, Jabang Mayit, Arwah Sinden, Pabrik Gula, hingga Desa Mati The Movie sedang berada di puncak tren. Di sisi lain, film drama dan komedi populer seperti Tak Ingin Usai di Sini, Jodoh Tiga Bujang, Hayya 3: Gaza, GJLS: Ibuku Ibu-Ibu, serta Tenun juga menyedot perhatian publik. Belum lagi gempuran film impor beranggaran besar dari Hollywood.

Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik. Dalam waktu sepekan sejak penayangan perdana, Jumbo berhasil meraih lebih dari 1,3 juta penonton. Angka tersebut langsung menempatkannya di jajaran film terlaris, mendekati capaian Agak Laen (2024) yang meraih dua juta penonton pada periode yang sama.

Lonjakan signifikan terjadi menjelang akhir tahun. Hingga awal Desember 2025, jumlah penonton Jumbo tercatat menembus 10.242.022 orang. Dengan capaian tersebut, film ini diperkirakan meraup pendapatan kotor lebih dari Rp400 miliar. Padahal, total biaya produksi selama lima tahun penggarapan hanya sekitar Rp40 miliar.

Capaian ini sekaligus menobatkan Jumbo sebagai film terlaris sepanjang masa di Indonesia, menggeser rekor KKN di Desa Penari (2022) yang sebelumnya memimpin dengan 10.061.023 penonton. Film legendaris Ada Apa Dengan Cinta? pun berada di bawahnya dengan perolehan sekitar 9,1 juta penonton.

Penghargaan dan Pengakuan Internasional

Kesuksesan Jumbo tidak berhenti pada angka penonton. Film ini juga membuktikan bahwa selera penonton Indonesia semakin beragam dan terbuka terhadap karya animasi lokal berkualitas. Dari sisi industri, Jumbo menjadi bukti bahwa film animasi mampu bersaing—bahkan melampaui—genre horor dan komedi yang selama ini mendominasi pasar.

Sepanjang 2025, Jumbo menyabet berbagai penghargaan prestisius, di antaranya Forum Film Bandung, Anugerah Musik Indonesia, Festival Film Indonesia, Indonesia Movie Actors Awards, hingga TikTok Awards Indonesia.

Sejumlah media internasional turut memberi apresiasi. Deadline Hollywood dan The Express Tribune menilai Jumbo sebagai film animasi yang berhasil menggabungkan kekuatan cerita emosional dengan hiburan keluarga. Media di Vietnam dan Tiongkok bahkan menyoroti keberhasilan Jumbo menyalip jumlah penonton Frozen 2—film animasi produksi Disney—di pasar Indonesia.

Menurut laporan Cartoon Brew, Jumbo juga diproyeksikan beredar di pasar internasional, termasuk Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Vietnam, hingga Rusia.

Keunikan dan Pesan Moral

Dari sisi artistik, Jumbo menonjol lewat visual animasi yang halus, tata warna yang kuat, serta pesan moral yang relevan: menghargai perbedaan, memperkuat empati, dan menolak segala bentuk perundungan. Film berdurasi dua jam ini juga diperkuat oleh pengisi suara ternama seperti Bunga Citra Lestari dan Ariel NOAH.

Kembali Tayang di Bioskop

Karena tingginya minat publik, Jumbo dijadwalkan kembali diputar secara khusus di jaringan bioskop nasional pada akhir Desember 2025. Momentum ini memberi kesempatan bagi penonton yang belum menyaksikannya, sekaligus menegaskan posisi Jumbo sebagai salah satu pencapaian terbesar sinema Indonesia.

Keberhasilan Jumbo bukan hanya kemenangan komersial, tetapi juga inspirasi bagi sineas muda bahwa film animasi lokal mampu berdiri sejajar—bahkan unggul—di negeri sendiri dan di mata dunia.

Kesimpulan: Tunggu update selanjutnya dari artis favorit Anda. Jangan lupa untuk bagikan berita ini ke sesama fans.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar