
Nottingham Forest Mengganti Pelatih Kepala Setelah Kekalahan Beruntun
Nottingham Forest mengambil keputusan drastis dengan memecat pelatih kepala mereka, Ange Postecoglou, setelah kalah 3-0 dari Chelsea dalam pertandingan Liga Premier. Keputusan ini diambil hanya beberapa jam setelah Postecoglou menyampaikan pernyataan optimistis dalam konferensi pers prapertandingan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Postecoglou menegaskan bahwa ia akan selalu meraih trofi jika diberi waktu yang cukup untuk bekerja di ruang ganti. Namun, nyatanya, hanya dalam waktu sekitar 24 jam, ia harus meninggalkan posisinya setelah gagal meraih kemenangan dalam delapan pertandingan sejak menggantikan Nuno Espirito Santo.
Meskipun tim Forest mampu menciptakan beberapa peluang saat melawan Chelsea, mereka tidak berhasil menyamakan skor atau bahkan mengalahkan juara dunia tersebut. Dalam babak kedua, Josh Acheampong dan Pedro Neto mencetak gol masing-masing dalam waktu tujuh menit, lalu Reece James menambahkan gol ketiga yang menjadi penentu kemenangan Chelsea.
Pernyataan Singkat dari Klub
Hanya 19 menit setelah peluit akhir berbunyi di City Ground, Nottingham Forest merilis pernyataan singkat yang mengonfirmasi pemecatan Postecoglou. Pernyataan itu berbunyi: “Nottingham Forest Football Club dapat mengonfirmasi bahwa setelah serangkaian hasil dan penampilan yang mengecewakan, Ange Postecoglou telah dibebaskan dari tugasnya sebagai pelatih kepala dengan segera. Klub tidak akan memberikan komentar lebih lanjut saat ini.”
Keputusan ini diambil oleh pemilik klub, Evangelos Marinakis, yang membuat Postecoglou menjadi manajer dengan masa jabatan terpendek kedua dalam sejarah Liga Premier. Ia hanya bertahan selama 39 hari, lebih panjang sedikit dari Sam Allardyce yang hanya bertahan 30 hari bersama Leeds United pada akhir musim 2022-23.
Calon Pengganti yang Muncul
Setelah laporan tentang Sean Dyche yang akan mengambil peran tersebut selama jeda internasional Oktober, mantan pelatih Burnley dan Everton ini disebut sebagai favorit para bandar taruhan untuk menggantikan Postecoglou. Meski belum ada pengumuman resmi, nama Dyche mulai menjadi sorotan publik.
Rekor Buruk dalam Sejarah Klub
Postecoglou kini dianggap sebagai manajer terburuk dalam sejarah Nottingham Forest. Meskipun Alex McLeish hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingannya antara Desember 2012 dan Februari 2013, Postecoglou kini menjadi rekor terburuk karena kekalahan yang terus-menerus.
Dalam delapan pertandingan, Forest kalah enam kali, sementara dua hasil imbang terjadi di kandang Crystal Palace dan Real Betis. Meskipun Forest mampu mencetak tujuh gol selama masa baktinya, mereka kebobolan sebanyak 18 gol, dengan rata-rata kebobolan dua gol dalam setiap pertandingan kecuali saat melawan Burnley dan Sunderland.
Postecoglou memiliki tingkat kekalahan sebesar 71,43% dalam pertandingan yang ia pimpin, jauh lebih tinggi dibandingkan Ron Atkinson yang memiliki tingkat kekalahan 58,8%, diikuti oleh Alex McLeish.
Kesimpulan
Pemecatan Postecoglou menunjukkan tekanan besar yang dialami Nottingham Forest dalam menjalani musim ini. Dengan performa yang buruk dan kekalahan beruntun, klub memutuskan untuk melakukan perubahan drastis. Tantangan besar menanti pengganti baru, yang harus mampu membawa tim bangkit dari keterpurukan dan meraih hasil yang lebih baik.
Komentar
Kirim Komentar