Kanker Serviks: Jenis dan Cara Mencegahnya pada Perempuan

Kanker Serviks: Jenis dan Cara Mencegahnya pada Perempuan

Dunia medis kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Kanker Serviks: Jenis dan Cara Mencegahnya pada Perempuan, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.


aiotrade,
JAKARTA —
Kanker serviks terjadi ketika sel-sel di leher rahim tumbuh secara tidak normal. Bagian ini, yang dikenal sebagai serviks, merupakan penghubung antara rahim dan vagina. Serviks memiliki peran penting dalam sistem reproduksi perempuan karena menghasilkan lendir serviks. Cairan ini berubah konsistensinya sepanjang siklus menstruasi untuk membantu mencegah atau mendukung terjadinya kehamilan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 36.000 perempuan Indonesia terdiagnosis kanker serviks setiap tahun. Sayangnya, sekitar 21.000 di antaranya meninggal dunia akibat penyakit ini. Angka tersebut menunjukkan bahwa hampir tiga dari lima perempuan yang terserang kanker serviks akhirnya kehilangan nyawa. Hal ini menjadikan kanker serviks sebagai salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan perempuan di Indonesia.

Sebagian besar kasus kanker serviks, yaitu sekitar 99%, dipicu oleh infeksi human papilloma virus (HPV). Virus ini dapat menular melalui kontak seksual, dan dari lebih dari 100 jenis HPV, setidaknya 14 tipe diketahui mampu memicu terjadinya kanker. Dengan demikian, pencegahan infeksi HPV menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko kanker serviks.

Kanker serviks terbagi menjadi beberapa jenis yang dapat membantu memahami kondisi ini secara lebih menyeluruh. Setiap tipe memiliki asal sel yang berbeda, sehingga penanganannya pun dapat bervariasi. Berikut adalah beberapa jenis kanker serviks:

  • Karsinoma Sel Skuamosa
    Tumbuh pada lapisan permukaan serviks dan menjadi jenis yang paling banyak dijumpai. Hingga 90% kasus kanker serviks termasuk dalam kategori ini.

  • Adenokarsinoma
    Berasal dari sel-sel penghasil lendir pada serviks. Meskipun tidak seumum tipe skuamosa, jenis ini tetap memiliki risiko yang signifikan.

  • Karsinoma Campuran
    Memadukan karakteristik dari karsinoma sel skuamosa dan adenokarsinoma. Kombinasi ini membuatnya menunjukkan kedua tipe sel secara bersamaan.

Selain itu, kanker serviks juga memiliki stadium sebagai indikator seberapa jauh sel kanker telah tumbuh dan menyebar di dalam tubuh. Stadium kanker serviks terbagi menjadi empat tahap utama:

  • Stadium I
    Kanker masih kecil dan terbatas pada serviks, belum menyebar ke kelenjar getah bening atau organ lain.

  • Stadium II
    Kanker mulai membesar dan mungkin menyebar melewati rahim atau serviks, termasuk ke kelenjar getah bening.

  • Stadium III
    Kanker menyebar ke bagian bawah vagina atau panggul, dan dapat cukup besar sehingga menutupi ureter, saluran yang mengalirkan urine dari ginjal ke kandung kemih.

  • Stadium IV
    Kanker telah menyebar lebih jauh ke luar panggul, seperti ke paru-paru, tulang, atau hati, menandakan kondisi yang lebih serius.

Gejala kanker serviks sering tidak terlihat pada stadium awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat penyakit sudah berkembang. Namun, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami:

  • Perdarahan atau keputihan yang tidak normal dari vagina
  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Nyeri punggung bawah atau panggul
  • Pembengkakan pada kaki
  • Kesulitan atau perubahan saat buang air kecil maupun buang air besar

Mencegah kanker serviks bisa dilakukan dengan beberapa langkah. Berikut cara yang efektif untuk mengurangi risiko:

  • Skrining Kanker Serviks
    Melakukan Pap smear untuk memeriksa sel-sel serviks dan tes HPV untuk mendeteksi virus yang bisa memicu kanker.

  • Vaksinasi HPV
    Memberikan perlindungan terhadap jenis HPV penyebab kanker, paling efektif diberikan sebelum seseorang aktif secara seksual, dan bisa diberikan pada anak laki-laki maupun perempuan.

  • Mengurangi Paparan HPV
    Batasi jumlah pasangan seksual dan gunakan kondom atau metode pengaman lain saat berhubungan seksual.

  • Berhenti Merokok
    Mengurangi risiko kanker serviks sekaligus penyakit serius lainnya yang terkait dengan rokok.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Utamakan kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar