Kekalahan Beruntun Persebaya: Tidak Pernah Menang Jika Kebobolan Lebih Dulu

Kekalahan Beruntun Persebaya: Tidak Pernah Menang Jika Kebobolan Lebih Dulu

Dunia olahraga tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait Kekalahan Beruntun Persebaya: Tidak Pernah Menang Jika Kebobolan Lebih Dulu, para suporter tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Performa Persebaya Surabaya yang Mengkhawatirkan

Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu klub besar di Indonesia, kini sedang menghadapi tantangan berat dalam kompetisi Super League 2025/2026. Di bawah asuhan pelatih Eduardo Perez, performa tim ini terus menunjukkan kelemahan, terutama ketika mereka tertinggal lebih dulu dari lawan. Hingga saat ini, Green Force belum pernah meraih kemenangan setelah lebih dulu kebobolan.

Catatan ini mencerminkan masalah serius yang dihadapi oleh tim. Setiap kali gawang Persebaya Surabaya jebol lebih dulu, hasil akhirnya selalu berujung pada kekalahan atau imbang tanpa kemenangan. Hal ini menunjukkan bahwa mental dan daya juang pemain sedang dalam kondisi yang sangat rapuh.

Kekalahan Terbaru di Kandang

Pekan ke-9 lalu, Persebaya Surabaya harus menerima kekalahan telak dari Persija Jakarta di kandang sendiri. Skor akhir 1-3 menjadi bukti bahwa performa tim tidak stabil. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif yang telah terjadi sejak awal musim. Bagi para penggemar Persebaya, ini merupakan pukulan berat karena tim memiliki ambisi besar untuk bersaing di papan atas.

Eduardo Perez, pelatih asal Spanyol tersebut, mengakui bahwa kekalahan ini sangat menyakitkan. Namun ia berusaha menjaga semangat tim agar tidak jatuh terlalu dalam. Ia menegaskan bahwa tim harus segera bangkit dan fokus pada pertandingan berikutnya.

Evaluasi dan Perbaikan

Pelatih Eduardo Perez menyatakan bahwa ada banyak hal yang bisa ditingkatkan, baik dari sisi teknis maupun strategi. Ia menekankan pentingnya kerja sama dan semangat pantang menyerah dalam setiap laga. Menurutnya, jika tim mampu menjaga kekompakan, peluang untuk bangkit akan semakin besar.

Laga melawan Persija menjadi pelajaran berharga bagi Persebaya Surabaya. Meski tampil dominan di beberapa momen, konsentrasi di lini belakang kembali menjadi masalah utama. Masalah ini bukanlah hal baru, karena dalam empat pertandingan sebelumnya, Persebaya Surabaya juga gagal meraih kemenangan ketika lebih dulu kebobolan.

Pola yang Sama dan Tantangan Berat

Empat laga yang dimaksud antara lain:

  • Pekan pertama: Persebaya Surabaya kalah 0-1 dari PSIM Yogyakarta.
  • Pekan kelima: Persebaya Surabaya kalah 0-1 dari Persib Bandung.
  • Pekan ketujuh: Persebaya Surabaya imbang 1-1 dengan Dewa United Banten FC.
  • Pekan kesembilan: Persebaya Surabaya kalah 1-3 dari Persija Jakarta.

Dari catatan ini, terlihat pola yang sama dan menjadi alarm bagi pelatih Eduardo Perez. Ketika tertinggal, permainan Persebaya Surabaya cenderung kehilangan arah. Hal ini menunjukkan bahwa masalah utamanya bukan hanya soal taktik atau formasi, tetapi lebih pada mentalitas dan daya juang saat tertinggal.

Persiapan untuk Laga Berikutnya

Eduardo Perez mengaku bahwa dirinya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pertandingan-pertandingan sebelumnya. Ia berjanji akan menganalisis semua kesalahan dan memperbaikinya secara kolektif. Pelatih ini juga menegaskan bahwa tim harus belajar dari kekalahan melawan Persija dan bekerja keras untuk pertandingan berikutnya.

Laga melawan PSBS Biak di pekan ke-10 akan menjadi ujian penting bagi Persebaya Surabaya. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (24/10/2025), menjadi momentum kebangkitan bagi tim. Kemenangan di laga ini sangat penting untuk memperbaiki posisi di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri pemain serta suporter.

Harapan untuk Masa Depan

Kekalahan demi kekalahan saat tertinggal lebih dulu seharusnya menjadi bahan refleksi mendalam bagi seluruh skuad Persebaya Surabaya. Tim sebesar Green Force seharusnya memiliki kapasitas untuk bangkit dan membalikkan keadaan di lapangan. Para suporter tentu berharap performa jeblok ini segera berakhir dan melihat Persebaya Surabaya bermain dengan karakter asli: berani, militan, dan tak mudah menyerah meski dalam tekanan.

Jika mampu memperbaiki mental dan konsentrasi sejak awal pertandingan, bukan tidak mungkin tren buruk ini segera berhenti. Laga kontra PSBS Biak bisa menjadi titik balik untuk membuktikan bahwa Persebaya Surabaya masih memiliki taji. Musim masih panjang dan peluang untuk memperbaiki posisi tetap terbuka. Namun satu hal pasti, Persebaya Surabaya tak boleh lagi mudah runtuh setiap kali gawangnya kebobolan lebih dulu.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar