
Presiden Prabowo Subianto mengimbau para tenaga kesehatan yang berada di wilayah terdampak bencana untuk tetap memberikan dukungan penuh. Kementerian Kesehatan telah mengerahkan tenaga cadangan kesehatan (TCK) ke beberapa daerah yang terkena dampak banjir di Aceh. Tim medis darurat (EMT) ini bertugas membantu mempercepat pemulihan kesehatan masyarakat yang terkena dampak bencana.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Setibanya di Aceh Utara, tim langsung mengisi dua pos pelayanan kesehatan. Pertama adalah TCK EMT 1 Aceh Utara yang berada di tepi pantai Desa Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang. Kedua, ada Pos Kesehatan Lapang. Di kedua pos tersebut, para tenaga medis melakukan pelayanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana.

Dari foto dan video yang dibagikan, tampak sejumlah tenaga medis sedang memberikan pertolongan kepada warga yang terluka. Ada juga warga yang sedang diperiksa tensi darahnya. Di provinsi Aceh, kebutuhan tenaga kesehatan paling besar adalah di Aceh Utara. Berdasarkan data per Senin (15/12), kebutuhan tenaga medis di Aceh mencapai 176 orang. Terdiri dari kebutuhan tenaga medis di RSUD sebanyak 13 orang; serta kebutuhan puskesmas dan posko sebanyak 163 orang.
Kementerian Kesehatan juga mencatat bahwa Pemda Aceh Utara masih membutuhkan 13 tenaga medis di RSUD Cut Meutia dan 40 tenaga medis di RSUD Muchtar Hasbi. Per 15 Desember, Kemenkes sudah menugaskan 11 tenaga medis di RSUD Cut Meutia dan 2 tenaga medis di RSUD Muchtar Hasbi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sempat menyampaikan rencana pengiriman 600 tenaga kesehatan. Tenaga tersebut terdiri dari dokter, dokter spesialis, dokter koas, dan perawat. Mereka akan dikirim ke daerah-daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Kita batch pertama akan memberangkatkan 600 orang. Sebanyak 450 orang sudah siap untuk diberangkatkan minggu ini. Diangkutnya pakai Hercules, Pak, di Halim," kata Budi Gunadi kepada Presiden RI Prabowo Subianto saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12).
Penambahan tenaga cadangan medis ke lokasi bencana merupakan perintah Prabowo saat rapat koordinasi di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada 7 Desember 2025.
Komentar
Kirim Komentar