AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Mengenali Ciri-Ciri Orang Munafik dalam Kehidupan Sehari-Hari
Dalam kehidupan sehari-hari, istilah "munafik" sering dikaitkan dengan seseorang yang memiliki dua wajah. Dalam konteks etika Islam, kemunafikan merupakan perilaku yang sangat tercela dan tidak disukai oleh siapa pun, bahkan oleh orang-orang terdekat. Al-Qur’an memberikan peringatan keras terhadap pelaku kemunafikan, seperti dalam QS At-Taubah ayat 68, di mana Allah menyebut ancaman berat bagi orang-orang munafik. Hal ini menunjukkan betapa serius dan berbahayanya sifat ini serta betapa sulitnya menghilangkan sifat tersebut jika sudah mengakar.
Inti dari kemunafikan adalah ketidakselarasan antara isi hati dan ucapan. Lisan mengatakan sesuatu, sementara batin meyakini hal lain. Oleh karena itu, kejujuran dan konsistensi menjadi kunci untuk menjauh dari sikap munafik.
Berikut beberapa ciri-ciri orang munafik yang dapat dikenali berdasarkan penjelasan dalam Al-Qur’an:
-
Malas Beribadah
Ciri pertama orang munafik adalah malas beribadah. Hal ini tercantum dalam surat An Nisa ayat 142, di mana Allah SWT berfirman:
اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْۚ وَاِذَا قَامُوْٓا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰىۙ يُرَاۤءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًاۖ - ١٤٢
Artinya: "Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk salat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud ria (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali," (QS. An-Nisa: 142) -
Suka Menipu
Ciri kedua orang munafik adalah suka menipu. Dalam surat Al Baqarah ayat 8-9, Allah SWT berfirman:
وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ اٰمَنَّا بِاللّٰهِ وَبِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ - ٨ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا ۚ وَمَا يَخْدَعُوْنَ اِلَّآ اَنْفُسَهُمْ وَمَا يَشْعُرُوْنَۗ - ٩
Artinya: "Dan di antara manusia ada yang berkata, "Kami beriman kepada Allah dan hari akhir," padahal sesungguhnya mereka itu bukanlah orang-orang yang beriman. Mereka menipu Allah dan orang-orang yang beriman, padahal mereka hanyalah menipu diri sendiri tanpa mereka sadari," (QS. Al Baqarah: 8-9) -
Pendusta
Orang munafik identik dengan pendusta. Mereka suka berbohong saat berbicara, seperti yang disebutkan dalam surat Al Munafiqun ayat 1:
اِذَا جَاۤءَكَ الْمُنٰفِقُوْنَ قَالُوْا نَشْهَدُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُ اللّٰهِ ۘوَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِنَّكَ لَرَسُوْلُهٗ ۗوَاللّٰهُ يَشْهَدُ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ لَكٰذِبُوْنَۚ - ١
Artinya: "Apabila orang-orang munafik datang kepadamu (Muhammad), mereka berkata, "Kami mengakui, bahwa engkau adalah Rasul Allah," Dan Allah mengetahui bahwa engkau benar-benar Rasul-Nya; dan Allah menyaksikan bahwa orang-orang munafik itu benar-benar pendusta," (QS. Al Munafiqun: 1) -
Mengajak Berbuat Mungkar
Orang munafik juga dikenal sebagai orang yang mengajak berbuat mungkar dan mencegah berbuat kebaikan. Dalam surat At Taubah ayat 67, Allah SWT berfirman:
الْمُنٰفِقُوْنَ وَالْمُنٰفِقٰتُ بَعْضُهُمْ مِّنْۢ بَعْضٍۘ يَأْمُرُوْنَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوْفِ وَيَقْبِضُوْنَ اَيْدِيَهُمْۗ نَسُوا اللّٰهَ فَنَسِيَهُمْ ۗ اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ هُمُ الْفٰسِقُوْنَ - ٦٧
Artinya: "Orang-orang munafik laki-laki dan perempuan, satu dengan yang lain adalah (sama), mereka menyuruh (berbuat) yang mungkar dan mencegah (perbuatan) yang makruf dan mereka menggenggamkan tangannya (kikir). Mereka telah melupakan kepada Allah, maka Allah melupakan mereka (pula). Sesungguhnya orang-orang munafik itulah orang-orang yang fasik," (Q.S At-Taubah: 67) -
Ria atau Ingin Dipuji
Ciri lain dari orang munafik adalah ingin mendapatkan pujian dari orang lain. Dalam Surah An Nisa ayat 142, Allah SWT menjelaskan bahwa orang munafik ketika beribadah bukan karena Allah, melainkan ingin dipuji.
اِنَّ الْمُنٰفِقِيْنَ يُخٰدِعُوْنَ اللّٰهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْۚ وَاِذَا قَامُوْٓا اِلَى الصَّلٰوةِ قَامُوْا كُسَالٰىۙ يُرَاۤءُوْنَ النَّاسَ وَلَا يَذْكُرُوْنَ اللّٰهَ اِلَّا قَلِيْلًاۖ - ١٤٢
Artinya: "Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah lah yang menipu mereka. Apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud tujuan ria atau (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali," (QS. An-Nisa: 142)
Dengan memahami ciri-ciri orang munafik, kita bisa lebih waspada dan menjaga diri dari pengaruh buruk mereka. Konsistensi dalam beribadah, kejujuran dalam berbicara, serta kesadaran akan tujuan hidup hanya untuk mengharap ridha Allah menjadi langkah penting dalam menghindari sifat munafik.
Komentar
Kirim Komentar