
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Peran yang Berat dan Dedikasi Tinggi dari Yama Carlos dan Rifky Balweel
Di balik layar film The Hostage's Hero, dua aktor ternama, Yama Carlos dan Rifky Balweel, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam memerankan peran mereka. Film yang terinspirasi dari operasi pembebasan sandera kapal MT Pematang pada tahun 2004 ini menghadirkan keduanya di sisi yang berbeda. Yama Carlos berperan sebagai pahlawan, sedangkan Rifky Balweel menjadi antagonis utama.
Yama Carlos: Menghadapi Beban Moral dengan Totalitas
Peran Yama Carlos sebagai Komandan KRI KS Tubun-356, Laksamana Ahmad Taufiqoerrachman, bukanlah tugas mudah. Pasalnya, tokoh yang ia perankan masih hidup dan merupakan saksi kunci dari peristiwa tersebut. "Tanggung jawab saya adalah saya harus memerankan Pak Taufiq. Saya harus menghidupkan rohnya Pak Taufiq ini di dalam raga saya," ujar Yama.
Untuk mendukung perannya, Yama secara inisiatif menurunkan berat badannya sebanyak lima kilogram. Ia menjelaskan bahwa hal itu dilakukannya agar postur tubuh dan garis wajahnya terlihat lebih tegas dan meyakinkan sebagai seorang komandan. Dengan penurunan berat badan ini, Yama berharap bisa memberikan representasi yang lebih akurat dan profesional terhadap sosok Laksamana Taufiqoerrachman.
Rifky Balweel: Menjaga Janggut Hingga Diprotes Anak
Di sisi lain, Rifky Balweel kembali ke layar lebar setelah hampir 10 tahun vakum. Ia menunjukkan dedikasi penuh untuk memerankan peran sebagai pemimpin perompak. Salah satu cara yang ia lakukan adalah dengan memelihara janggut asli selama dua bulan penuh. Keputusan ini bahkan sempat menuai protes dari anak-anaknya di rumah. "Aku ya sih biasa aja ya, cuman anak-anak aja di rumah yang kayak, 'Ayah cukur dong, Ayah cukur dong,'" cerita Rifky sambil tertawa.
Namun, tantangan terberat Rifky datang saat proses riset. Rasa penasarannya pada sosok perompak asli membuatnya melihat sebuah foto mengerikan dari Laksamana Taufiq yang sempat membuatnya trauma. "Nah, ini. Berantakan kepalanya. Jadi udah, waduh. Sempat kebayang-bayang sih dua hari, tiga harilah," kenang Rifky.
Kesimpulan
Film The Hostage's Hero tidak hanya menjadi ajang bagi Yama Carlos dan Rifky Balweel untuk menunjukkan bakat mereka, tetapi juga menjadi bukti keseriusan dan dedikasi mereka dalam memerankan peran yang berat. Dengan berbagai pengorbanan, baik fisik maupun mental, keduanya berhasil menciptakan karakter yang kuat dan autentik. Film ini diharapkan dapat menghibur dan memberikan pelajaran tentang semangat serta tanggung jawab dalam menjalani hidup.
Komentar
Kirim Komentar