KTT ASEAN 47: Prabowo Hargai Peran AS dalam Jaga Kedamaian Perbatasan

KTT ASEAN 47: Prabowo Hargai Peran AS dalam Jaga Kedamaian Perbatasan

Isu politik kembali mencuat. Mengenai KTT ASEAN 47: Prabowo Hargai Peran AS dalam Jaga Kedamaian Perbatasan, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Presiden Prabowo Subianto Mendukung Keterlibatan AS di ASEAN

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyambut baik keterlibatan Amerika Serikat (AS) dalam berbagai isu yang terjadi di kawasan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Ia menilai kehadiran AS dalam memediasi konflik antara Thailand dan Kamboja sangat positif bagi stabilitas wilayah.

Dalam wawancara cegat yang dilakukan di sela-sela KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Prabowo mengungkapkan bahwa pihaknya sangat senang dengan peran AS dalam menjembatani perdamaian antara dua negara tetangga tersebut. Menurutnya, partisipasi AS dalam isu regional memberikan dampak yang bermanfaat bagi seluruh anggota ASEAN.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa hasil dari pertemuan puncak KTT kali ini berjalan dengan baik dan menghasilkan capaian yang positif. Ia menilai bahwa kolaborasi antar negara-negara ASEAN semakin kuat dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama.

Penandatanganan Perjanjian Damai Antara Thailand dan Kamboja

Di tengah gelaran KTT Ke-47 ASEAN, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul dan Perdana Menteri Kamboja Hun Manet secara resmi menandatangani dokumen perjanjian damai atas konflik perbatasan yang sempat terjadi antara kedua negara. Penandatanganan dilakukan di KLCC, Malaysia, pada Minggu.

Acara penandatanganan disaksikan oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, yang saat itu menjabat sebagai Ketua ASEAN tahun ini. Selain itu, Presiden AS Donald Trump juga hadir dalam acara tersebut.

Dalam pidatonya, Trump menyampaikan apresiasinya terhadap peran penting yang dimainkan oleh PM Malaysia dalam mempertemukan Thailand dan Kamboja untuk berdiskusi di Kuala Lumpur. Ia menekankan bahwa ketika terjadi bentrokan di perbatasan, AS berkomitmen untuk menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan serta setiap wilayah di dunia.

Trump juga mengungkapkan bahwa pemerintahnya aktif berupaya mencegah konflik agar tidak berkembang lebih jauh. Ia mengatakan bahwa dirinya melakukan banyak komunikasi melalui telepon dengan pemimpin kedua negara, termasuk tiga dan empat pihak dalam diskusi.

Upaya Menciptakan Perdamaian

Trump menyatakan bahwa ia mendorong kedua pemimpin untuk memilih jalan perdamaian daripada pertumpahan darah dan perang yang tidak perlu. Hal serupa juga dilakukan oleh PM Malaysia Anwar Ibrahim.

Setelah beberapa bulan diskusi yang produktif, akhirnya tercapai kesepakatan gencatan senjata antara Thailand dan Kamboja. Kedua negara sepakat untuk menghentikan semua permusuhan dan membangun hubungan yang baik sebagai tetangga.

Perdamaian ini kini mulai terwujud, menunjukkan bahwa kerja sama antar negara dan bantuan dari pihak luar dapat menjadi solusi yang efektif dalam menyelesaikan konflik. Dengan adanya dukungan dari AS dan peran aktif Malaysia, masa depan kawasan ASEAN tampak lebih stabil dan harmonis.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar