Kualitas Udara Bandung Pagi Ini Memburuk, Warga Rentan Diminta Waspada

Kualitas Udara Bandung Pagi Ini Memburuk, Warga Rentan Diminta Waspada

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Kualitas Udara Bandung Pagi Ini Memburuk, Warga Rentan Diminta Waspada, banyak hal penting yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.


Bandung menjadi kota dengan tingkat polusi terbesar di Indonesia pada Senin (17/11) pagi. Berdasarkan data dari indeks kualitas udara (AQI), Bandung mencatatkan poin 113, yang berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kondisi ini dapat berdampak pada kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, lansia, ibu hamil, serta individu yang memiliki penyakit jantung atau pernapasan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kualitas udara yang buruk dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, dan tenggorokan, serta meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Menurut informasi dari laman IQAir, kelompok sensitif memiliki risiko kesehatan yang lebih besar dan harus sangat berhati-hati dalam menghadapi kondisi ini.

Berdasarkan pantauan situs IQAir pada pukul 07.04 WIB, beberapa wilayah di Indonesia mengalami kualitas udara terburuk pada hari itu. Berikut adalah daftar kota-kota tersebut:

  • Bandung dengan poin AQI 113 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  • Depok dengan poin AQI 110 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  • Surabaya dengan poin AQI 93 atau dalam kategori sedang
  • Palembang dengan poin AQI 82 atau dalam kategori sedang
  • Pontianak dengan poin AQI 73 atau dalam kategori sedang

Sementara itu, Palangkaraya memiliki kualitas udara yang tergolong sehat dengan poin AQI 36. Diikuti oleh Bekasi dengan poin AQI 47.

Di tingkat global, kota-kota besar dengan kualitas udara terbaik memiliki poin AQI yang jauh lebih rendah. Misalnya, New York, Amerika Serikat, mencatatkan poin AQI 6. Lalu ada Melbourne (Australia) dengan poin AQI 12 dan Detroit (AS) dengan poin AQI 16.

Sebaliknya, beberapa kota besar mengalami kualitas udara yang sangat buruk. Contohnya:

  • Delhi, India dengan poin AQI 578 atau dalam kategori berbahaya
  • Lahore, Pakistan dengan poin AQI 348 atau dalam kategori berbahaya
  • Kolkata, India dengan poin AQI 218 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  • Karachi, Pakistan dengan poin AQI 200 atau dalam kategori tidak sehat
  • Tashkent, Uzbekistan dengan poin AQI 198 atau dalam kategori tidak sehat

Indeks AQI digunakan untuk menunjukkan konsentrasi polutan udara dan menentukan kategori kualitas udara. Berikut rincian kategorinya:

  • Baik: PM 2,5 0-50
  • Sedang: PM 2,5 51-100
  • Tidak sehat bagi kelompok sensitif: PM 2,5 101-150
  • Tidak sehat: PM 2,5 151-200
  • Sangat tidak sehat: PM 2,5 200-299
  • Berbahaya: PM 2,5 300-500

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan populasi tertentu yang terpapar. Sementara itu, kategori berbahaya dapat menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan manusia secara umum. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memperhatikan kualitas udara dan mengambil langkah-langkah pencegahan jika diperlukan.

Kesimpulan: Semoga informasi ini berguna bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar