
Soal dan Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Kurikulum Merdeka
Berikut ini adalah soal dan kunci jawaban untuk halaman 101 dan 102 dari Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia Kelas 11 Kurikulum Merdeka Semester 1, khususnya untuk SMA/SMK. Materi yang dibahas dalam buku ini mencakup Kegiatan 2, yaitu menjawab pertanyaan berdasarkan cerpen "Malaikat Juga Tahu" karya Dee Lestari.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Buku ini ditulis oleh Heny Marwati dan K. Waskitaningtyas, dan merupakan bagian dari Bab 4 yang membahas tentang Menulis Puisi yang Menginspirasikan Adanya Kesempatan untuk Semua. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai soal dan jawaban yang tersedia.
Pertanyaan dan Jawaban
1. Mencari Arti Kosakata
Terdapat beberapa kosakata yang harus ditemukan artinya menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Berikut jawabannya:
-
autis
= penderita autisme -
autisme
= gangguan perkembangan pada anak yang berakibat tidak dapat berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginannya sehingga perilaku hubungan dengan orang lain terganggu -
eksistensi
= hal berada; keberadaan -
ritual
= berkenaan dengan ritus; hal ihwal ritus tindakan seremonial -
mantra
= perkataan atau ucapan yang memiliki kekuatan gaib (misalnya dapat menyembuhkan, mendatangkan celaka, dan sebagainya). Susunan kata berunsur puisi (seperti rima, irama) yang dianggap mengandung kekuatan gaib, biasanya diucapkan oleh dukun atau pawang untuk menandingi kekuatan gaib yang lain. Kata atau frasa yang diulang-ulang untuk tujuan pengobatan.
2. Jawaban atas Pertanyaan Cerpen
Berdasarkan cerpen "Malaikat Juga Tahu", berikut jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan:
-
Pada cerpen di atas, siapakah tokoh Abang?
= Abang adalah anak kedua Bunda. -
Jelaskan maksud kalimat: "Mengubah rutinitas itu sama saja dengan menawar bumi agar berhenti mengedari matahari."
= Abang perlu melakukan kegiatan hariannya dengan kondisi yang sama sesuai dengan jadwal. Mengubah kegiatan rutin harian ini sama dengan melakukan sesuatu hal yang tidak mungkin dilakukan. -
Mengapa Bunda akan menjagokan Abang?
= Bunda akan menjagokan Abang karena menurut Bunda, Abang mencintai dengan seluruh jiwanya tanpa melihat pilihan lain. -
Siapa yang mengatakan kalimat: "Ini tidak adil. Ini tidak masuk akal…," protes anaknya lagi? Jelaskan maksud dari kalimat tersebut.
= Yang mengatakan kalimat itu adalah anak bungsu Bunda. Anak bungsu Bunda merasa bahwa Bunda menomorsatukan Abang. Anak bungsu Bunda juga merasa bahwa berpura-pura untuk tidak berpacaran adalah tidak adil karena kesempatannya untuk bahagia dihalangi. -
Siapakah yang dimaksud dengan kata 'seseorang' pada kutipan: "Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang."
= 'Seseorang' yang dimaksud adalah Abang. ‘Ia’ adalah Bunda. Bunda ingin memberi Abang kesempatan untuk berbahagia dengan menciptakan keadaan yang dipahami Abang. -
Apakah judul cerita pendek "Malaikat Juga Tahu" sudah mewakili isi cerita? Jelaskan alasan kalian.
= Menurut saya, judul cerita pendek "Malaikat Juga Tahu" sudah mewakili isi cerita. Sebab isi cerita menunjukkan tindakan-tindakan Bunda untuk anaknya adalah sebuah pengorbanan.
3. Unsur-unsur Cerpen
Berdasarkan unsur-unsur cerpen, berikut isian tabel yang telah diisi:
-
Tema:
= Abang layak mendapat kesempatan yang sama. -
Pesan:
= Kasih sayang Ibu tidak terbatas sehingga rela berkorban demi kebahagiaan anaknya.
Jawaban lain: * Tema:
= Tema utama cerpen ini adalah tentang cinta seorang ibu yang begitu besar dan tulus kepada anaknya, meski sang anak memiliki keterbatasan. Cinta ini digambarkan tanpa syarat dan tanpa mengharapkan balasan.
- Pesan:
= Cinta mampu mengatasi segala rintangan dan perbedaan. Cinta seorang ibu kepada anaknya adalah cinta yang paling murni dan tulus.
Komentar
Kirim Komentar