Lilik Oetama Dianugerahi Medali Pro Ecclesia et Pontifice oleh Paus Leo XIV: Pengalaman Tak Terlupak

Lilik Oetama Dianugerahi Medali Pro Ecclesia et Pontifice oleh Paus Leo XIV: Pengalaman Tak Terlupak

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Lilik Oetama Dianugerahi Medali Pro Ecclesia et Pontifice oleh Paus Leo XIV: Pengalaman Tak Terlupak, berikut adalah fakta yang berhasil kami himpun dari lapangan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penghargaan Khusus untuk Lilik Oetama

Jakarta, aiotrade – Lilik Oetama, Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia, menerima penghargaan medali Pro Ecclesia et Pontifice dari Paus Leo XIV. Penghargaan ini diberikan pada hari Selasa (11/11/2025), dan penyematan medali dilakukan langsung oleh Nunsius Apostolik Takhta Suci Vatikan di Indonesia, Mgr Piero Pioppo, di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta.

Lilik menerima penghargaan tersebut karena dianggap telah berkontribusi dalam persiapan kedatangan Paus Fransiskus ke Indonesia pada tahun lalu. Menurutnya, penghargaan ini merupakan apresiasi atas peran yang telah ia berikan dalam mendukung kegiatan gereja dan Paus.

Penghargaan Pro Ecclesia et Pontifice diberikan kepada individu yang dinilai memberikan pelayanan luar biasa kepada Gereja Katolik dan Paus. Medali ini memiliki bentuk salib berbahan emas. Di bagian depan terukir gambar Santo Petrus dan Santo Paulus. Sementara itu, di lengan kiri salib terdapat tulisan "Pro Ecclesia" (untuk Gereja) dan di lengan kanan terdapat tulisan "Et Pontifice" (dan Paus). Medali emas ini kemudian disematkan pada sebuah pita berwarna Vatikan, yaitu kuning dan putih.

Penyematan medali tersebut juga dihadiri oleh beberapa tokoh penting, seperti Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Antonius Subianto Bunjamin OSC, dan Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo. Hadir pula mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (2016-2019) dan Mantan Menteri Perhubungan (2014-2016) Ignasius Jonan serta Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (2014-2019) Susi Pudjiastuti. Turut hadir pula sejumlah duta besar, uskup, rohaniwan Katolik, dan para pemuka agama lainnya.

Sebelum penyematan medali kepada sejumlah rohaniwan dan tokoh, Nunsius Apostolik Takhta Suci Vatikan di Indonesia Mgr Piero Pioppo menyampaikan pesan-pesan perpisahannya. Ia mengatakan akan mengemban tugas baru sebagai Duta Besar Vatikan untuk Spanyol dan Kerajaan Andorra. Mgr Pioppo menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada negara Indonesia, gereja-gereja yang ada di Indonesia, para diplomat, keluarga, dan para individu.

”Syukur kepada Allah, terima kasih banyak, dan Tuhan memberkati,” ujarnya dalam bahasa Indonesia.

Sejarah Medali Pro Ecclesia et Pontifice

Medali Pro Ecclesia et Pontifice pertama kali diberikan oleh Paus Leo XIII pada 17 Juli 1888 untuk memperingati yubileum emas imamatnya. Kemudian, pada Oktober 1898, tanda kehormatan ini dijadikan sebagai penghargaan permanen. Penerima medali umumnya dinilai telah berjasa bagi Gereja Katolik dan Paus.

Penerima medali Pro Ecclesia et Pontifice pertama dari Indonesia adalah Barnabas Sarikromo pada tahun 1928. Penghargaan tersebut diberikan oleh Paus Pius XI saat Sarikromo menjadi katekis pertama di Jawa, mendampingi Romo Frans Van Lith SJ. Hal ini menunjukkan bahwa penghargaan ini memiliki makna penting bagi para tokoh yang dianggap berkontribusi besar dalam dunia gereja.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Lilik Oetama Dianugerahi Medali Pro Ecclesia et Pontifice oleh Paus Leo XIV: Pengalaman Tak Terlupak. Semoga menambah wawasan Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar