Manfaatkan Skandal untuk Pansos, Dua Pemain Naturalisasi Malaysia 'Jilat' TMJ dan Sombongkan Paspor

Manfaatkan Skandal untuk Pansos, Dua Pemain Naturalisasi Malaysia 'Jilat' TMJ dan Sombongkan Paspor

Kabar lapangan tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait Manfaatkan Skandal untuk Pansos, Dua Pemain Naturalisasi Malaysia 'Jilat' TMJ dan Sombongkan Paspor, para suporter tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Dua Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Coba Manfaatkan Skandal untuk Pansos

Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap federasi sepak bola Malaysia, beberapa pemain naturalisasi mencoba memanfaatkan situasi ini untuk meningkatkan popularitas mereka di media sosial. Dua pemain yang tidak terlibat dalam skandal naturalisasi ini menunjukkan sikap yang berbeda, dengan salah satunya memuji tokoh penting di balik isu tersebut.

Salah satu pemain yang kembali dipanggil oleh pelatih Peter Cklamovski adalah Sergio Aguero. Pemain asal Argentina ini telah menjadi bagian dari skuad Harimau Malaya sejak lama dan telah tampil dalam 17 pertandingan, mencetak tiga gol. Aguero baru-baru ini memuji Tunku Ismail Idris, yang dikenal sebagai sosok yang diduga terlibat dalam skandal naturalisasi.

Pujian yang disampaikan oleh Aguero melalui akun Instagram-nya terkesan seperti pujian seorang karyawan kepada bosnya. Ia menyebut Tunku Ismail sebagai "pria yang tak pernah berhenti bekerja di belakang layar demi kebaikan sepak bola Malaysia." Selain itu, ia juga mengungkapkan apresiasi terhadap visi, semangat, dan kepemimpinan Tunku Ismail yang terus mendorong tim nasional untuk meraih prestasi lebih tinggi.

Aguero kembali dipanggil untuk dua pertandingan melawan Laos, menunjukkan bahwa ia masih menjadi andalan dalam kualifikasi Piala Asia 2027. Meskipun demikian, pujian yang ia berikan kepada Tunku Ismail mendapat kritik dari sebagian publik, yang melihatnya sebagai upaya pansos untuk meningkatkan posisi sosial.

Sementara itu, Liridon Krasniqi melakukan pendekatan yang berbeda. Meskipun tidak memuji Tunku Ismail, ia justru membanggakan paspor Malaysia. Krasniqi, yang tinggal di Malaysia sejak 2015, sempat berstatus tanpa klub sejak 2023. Meski begitu, ia tetap aktif di media sosial, terutama dalam membela kebijakan naturalisasi yang dilakukan oleh Malaysia.

Krasniqi sering kali memposting foto paspor Malaysia di akun Instagram-nya, menyebutnya sebagai "paspor terbaik di dunia." Menurut firma penasihat kewarganegaraan Henley & Partners, paspor Malaysia memiliki keunggulan yang setara dengan Amerika Serikat. Pengguna paspor ini dapat berkunjung ke 180 negara tanpa perlu visa, dari total 227 tujuan.

Meski demikian, kasus dokumen palsu pemain naturalisasi Timnas Malaysia kini memasuki babak baru. Federasi Malaysia (FAM) sedang mengajukan banding terhadap keputusan FIFA. Jika banding tersebut ditolak, FAM akan membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Dengan situasi ini, publik Malaysia mulai lebih waspada terhadap tindakan para pemain naturalisasi yang ingin memanfaatkan skandal untuk meningkatkan reputasi mereka. Hal ini juga menunjukkan betapa pentingnya transparansi dan kejujuran dalam pengelolaan sepak bola nasional.

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar