
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kesiapan Anggaran Penanganan Bencana di Sumatera
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa pemerintah pusat siap menyalurkan anggaran untuk penanganan bencana yang terjadi di wilayah Sumatera. Ia menegaskan bahwa tidak ada kendala dalam hal pendanaan selama kebutuhan di lapangan diajukan secara cepat dan jelas oleh pihak terkait.
Purbaya mengungkapkan bahwa pemerintah sudah memahami kondisi dan dampak bencana yang terjadi di berbagai daerah di Sumatera. Mulai dari jumlah korban hingga kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.
“Kita sudah tahu semua informasinya. Daerah ini mati sekian, ini sekian, ini sekian. Jika banyak sekian, perlu apa, perlu apa, perlu apa,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1).
Ia menekankan bahwa peran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam situasi bencana adalah memastikan ketersediaan anggaran. Menurutnya, Kemenkeu hanya tinggal menunggu pengajuan kebutuhan dari lembaga penanganan bencana di lapangan.
Oleh karena itu, bendahara negara ini sempat menyampaikan imbauan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera mengajukan dana ke Kemenkeu.
“Kita hanya mendengarkan saja dan memastikan uangnya siap. Saya hanya menghimbau sedikit ke BNPB dan pihak-pihak yang menangani bencana. Kalau perlu dana, cepat-cepat ajukan. Kami dananya sudah siap. Itu saja,” tegasnya.
Purbaya menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh berlarut-larut karena menyangkut keselamatan dan kehidupan masyarakat terdampak. Menurutnya, pemerintah tidak bisa menunggu terlalu lama untuk mengambil tindakan.
“Karena masyarakat yang terkena dampak bencana itu, kita tidak bisa menunggu terlalu lama. Jika perlu alat, beli alat. Jika perlu jembatan, beli jembatan. Jika perlu rumah hunian tetap atau hunian sementara, bangun cepat-cepat,” ujarnya.
Sebelumnya, Purbaya memastikan bahwa masih ada dana siap pakai sebesar Rp 1,51 triliun untuk penanggulangan bencana Sumatera. Ia menjamin, uang tersebut akan segera cair melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Sekarang masih ada sisa dana siap pakai Rp 1,51 triliun. Jadi jika hari ini atau besok BNPB mengejar proses administrasinya, besok bisa cair. Uangnya ada, tinggal dipercepat,” kata Menkeu dalam Rapat Koordinasi dengan Satuan Tugas Pemulihan Bencana yang dipantau secara daring, Selasa (30/12).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebelumnya BNPB telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp 1,4 triliun pada 18 Desember, termasuk Rp 650 miliar untuk penanganan bencana di Sumatera.
Langkah-Langkah Penanganan Bencana
Beberapa langkah penting yang dilakukan oleh pemerintah dalam penanganan bencana antara lain:
- Pemetaan Kebutuhan: Pemerintah melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan secara detail, termasuk jumlah korban dan kebutuhan mendesak seperti logistik, tempat tinggal sementara, dan fasilitas kesehatan.
- Pengajuan Dana Cepat: Pemerintah memastikan bahwa pengajuan dana dari lembaga penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat dan efisien agar anggaran dapat segera dicairkan.
- Koordinasi dengan BNPB: Terdapat koordinasi intensif antara Kemenkeu dan BNPB guna mempercepat proses administrasi dan realisasi dana.
- Penyediaan Dana Siap Pakai: Adanya dana siap pakai sebesar Rp 1,51 triliun yang dapat langsung digunakan untuk penanganan darurat bencana.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan yang cepat dan tepat sasaran bagi masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.
Komentar
Kirim Komentar