Pengumuman Pemecatan Patrick Kluivert dan Isu Dua Sosok 'Penguasa' di Timnas Indonesia
PSSI akhirnya mengambil keputusan untuk memecat Patrick Kluivert dari jabatannya sebagai pelatih tim nasional (Timnas) Indonesia. Keputusan ini diumumkan setelah tim Garuda gagal melangkah lebih jauh dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Pemecatan ini juga menimbulkan banyak spekulasi terkait peran dua sosok misterius yang disebut-sebut memiliki pengaruh besar di lingkaran Timnas Indonesia.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Peran Andre Rosiade dalam Membongkar Isu 'Dua S'
Sebelumnya, politikus sekaligus penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, sempat membuat heboh publik dengan pernyataannya yang menyebut adanya dua sosok 'penguasa' di dalam lingkaran Timnas Indonesia. Kedua sosok tersebut memiliki inisial 'S' dan disebut-sebut mengendalikan berbagai aspek penting dalam operasional tim. Meski nama mereka belum diketahui secara pasti, isu ini semakin mengundang perhatian setelah pemecatan Patrick Kluivert.
Andre menjelaskan bahwa kedua sosok ini mulai mendapatkan peran signifikan saat Patrick Kluivert masih menjabat sebagai pelatih. Menurutnya, salah satu dari mereka adalah pria asal Maroko, sedangkan yang lainnya adalah perempuan dari Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa meskipun Sumardji dikenal sebagai tokoh penting di Timnas, ia bukanlah "panglima" sejati yang mengendalikan segalanya.
Identitas Dua Sosok 'S'
Menurut informasi yang didapat oleh Andre Rosiade, dua sosok ini mulai memainkan peran utama dalam pengelolaan harian Timnas Indonesia. Meski Sumardji memiliki jabatan sebagai Exco, Ketua BTN Timnas, dan manajer tim, namun kenyataannya, pengelolaan sehari-hari justru dipegang oleh dua orang dengan inisial 'S'.
Setelah pernyataan Andre viral, warganet mulai mencari tahu siapa sosok-sosok ini. Beberapa orang mulai menyebut nama Sofian ketika membicarakan masa depan Patrick Kluivert. Nama Sofian merujuk pada Soufian Asafiati, yang diketahui dekat dengan Kluivert. Namun, apakah ia adalah salah satu dari dua sosok 'S' tersebut masih belum jelas.
Peran Soufian Asafiati
Soufian Asafiati ternyata memiliki peran penting dalam Timnas Indonesia. Ia turut serta dalam umrah bersama pemain Timnas sebelum fase kualifikasi Piala Dunia 2026 dimulai. Selain itu, ia juga hadir dalam konferensi pers dan sesi latihan menjelang pertandingan. Bahkan, ia pernah mengaku sebagai manajer Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain pada 25 Maret 2025.
"Saya Soufian Asafiati, sahabat Patrick Kluivert," ujarnya. "Saya mengurus semua keperluan manajerialnya, termasuk tim dan staf. Jadi, saya ada di sini untuk memastikan semuanya berjalan lancar."

Menurut informasi yang diperoleh Kompas.com, Soufian memiliki pengaruh besar dalam Timnas Indonesia. Ia juga dekat dengan urusan tim karena pernah berdiskusi dengan Kompas.com terkait kondisi Ole Romeny di AFC House, Kuala Lumpur, pada hari pengambilan undian Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia, Juli 2025. Karena kedekatannya dengan Kluivert, ia tampak memiliki otoritas lebih dalam urusan sang pelatih dibandingkan media officer tim nasional.
Sosok Wanita Berinisial 'S'
Selain Soufian, identitas sosok perempuan yang disebut oleh Andre Rosiade masih menjadi misteri. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai siapa sosok tersebut, namun Alex Pastoor pernah menyebutkan adanya seorang perempuan yang bekerja tanpa henti untuk menangani berkas naturalisasi pemain keturunan Indonesia di seluruh dunia.
"Kami punya seorang perempuan di sana yang bekerja, dan dia hampir tidak pernah tidur. Dia mencari di seluruh dunia," ucap Pastoor saat diwawancarai oleh Ziggo Sport. Namun, apakah perempuan yang dimaksud Pastoor adalah orang yang sama dengan yang disebutkan oleh Andre Rosiade masih belum terkonfirmasi.
Penutupan Masa Jabatan Patrick Kluivert
PSSI resmi mengakhiri masa kepelatihan Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya asal Belanda setelah mereka gagal membawa tim Garuda lolos ke Piala Dunia 2026. Di timnas senior, Kluivert dibantu oleh beberapa pelatih dari Negeri Kincir Angin, termasuk Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih.
"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis laman resmi PSSI, Kamis (16/10/2025). "Kesepakatan ini ditandatangani antara PSSI dan Para Pihak di Tim Kepelatihan yang sebelumnya terikat kontrak kerja sama berdurasi dua tahun."
Keputusan ini terjadi lima hari setelah kekalahan Indonesia dari Irak dengan skor 0-1 pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Arab Saudi, Minggu WIB. Itu menjadi kekalahan kedua tim Garuda di babak kualifikasi putaran keempat setelah sebelumnya dikalahkan Arab Saudi 2-3 pada laga pertama. Dua kekalahan ini menempatkan Indonesia di posisi akhir klasemen Grup B dan terlempar dari persaingan lolos ke pesta olahraga empat tahunan tersebut.
Komentar
Kirim Komentar