Negosiasi Tarif AS Diharapkan Selesai Bulan Ini

Negosiasi Tarif AS Diharapkan Selesai Bulan Ini

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Negosiasi Tarif AS Diharapkan Selesai Bulan Ini menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Perundingan Tarif Resiprokal Indonesia dan Amerika Serikat Terus Berlangsung

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, menyatakan bahwa perundingan antara Indonesia dan Amerika Serikat mengenai tarif resiprokal masih terus berlangsung. Meski pemerintah AS sempat mengalami kegagalan dalam operasionalnya, proses negosiasi tetap dilanjutkan.

“Tujuan kami adalah secepatnya menyelesaikan perundingan ini,” ujar Edi kepada media di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat, 14 November 2025. Ia menekankan pentingnya kelengkapan penyelesaian perundingan dalam bulan yang sama.

Produk-produk Indonesia saat ini dikenakan tarif sebesar 19 persen oleh pemerintahan Donald Trump. Namun, pemerintah Indonesia masih berupaya keras untuk melakukan negosiasi agar sejumlah komoditas bisa mendapatkan tarif yang lebih rendah.

Edi menjelaskan bahwa kecepatan proses negosiasi bergantung pada fleksibilitas pemerintah AS dalam menerima aspirasi Indonesia. Menurutnya, pemerintah ingin agar perdagangan dengan AS dilakukan secara adil. Apalagi, ia menegaskan bahwa Indonesia bukan penyebab dari defisit neraca perdagangan AS.

Selain itu, Edi juga menyebut bahwa pemerintah berharap kedua negara berada dalam posisi yang seimbang dalam perundingan tersebut. Dalam perundingan tersebut, pemerintah menargetkan tarif 0 persen untuk sejumlah komoditas yang tidak diproduksi di AS. Selain itu, pemerintah juga menargetkan tarif lebih rendah dari 19 persen untuk sejumlah produk yang dibutuhkan AS namun sulit tersedia dalam waktu dekat.

“Contohnya seperti pakaian jadi dan sepatu, karena selama ini industri di AS lebih berkembang di bagian atas,” ujar Edi.

Pemerintah AS sebelumnya telah menetapkan tarif resiprokal sebesar 19 persen terhadap produk Indonesia. Saat ini, Indonesia masih melobi pemerintah AS untuk mendapatkan pengecualian tarif terhadap komoditas ekspor tertentu, seperti kakao, kopi, dan kelapa sawit.

Menteri Perdagangan Budi Santoso juga menyatakan bahwa pemerintah menargetkan negosiasi lanjutan mengenai tarif resiprokal dapat diselesaikan pada November 2025. Dalam negosiasi tersebut, pemerintah ingin produk-produk Indonesia yang tidak diproduksi di AS bisa memperoleh tarif 0 persen.

“Kami ingin produk-produk kita yang tidak diproduksi oleh Amerika, tetapi diekspor ke sana, mendapatkan tarif 0 persen,” katanya saat ditemui setelah menghadiri acara CEO Insight di Jakarta, Selasa, 4 November 2025.

Nandito Putra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Negosiasi Tarif AS Diharapkan Selesai Bulan Ini ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar