
Pemecatan Ange Postecoglou Sebagai Pelatih Nottingham Forest
Nottingham Forest resmi mengakhiri masa jabatan Ange Postecoglou sebagai pelatih kepala setelah empat kekalahan beruntun di Liga Inggris. Kekalahan terakhir yang dialami oleh tim adalah 0-3 dari Chelsea di City Ground, Sabtu, yang menjadi titik balik bagi keputusan klub untuk memecat pelatih asal Australia tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sebelumnya, Forest juga kalah dari Newcastle United dengan skor 0-2, Sunderland 0-1, dan menelan kekalahan di Liga Europa dari Midtjylland dengan skor 2-3. Dengan hasil ini, performa tim semakin memburuk dan membuat posisi mereka terancam degradasi.
Klub menyatakan bahwa Postecoglou diberhentikan dari jabatannya secara segera tanpa memberikan komentar lebih lanjut. Dalam pernyataan resmi, Forest mengungkapkan bahwa di bawah arahan Postecoglou, tim hanya mampu meraih dua imbang dan enam kekalahan dalam delapan laga. Hanya tujuh gol yang berhasil dicetak dan 18 gol terkonversi dari lawan.
Rata-rata poin yang diperoleh Postecoglou hanya 0,25 poin per pertandingan, jauh dibandingkan 1,53 poin per pertandingan saat ia menangani Tottenham Hotspur. Empat kekalahan terakhir menempatkan Forest di posisi 18 klasemen sementara Liga Inggris, masuk zona degradasi dengan lima poin.
Secara keseluruhan, Forest belum meraih kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi sejak awal musim. Satu-satunya kemenangan musim ini terjadi di pekan pembuka Liga Inggris, ketika mereka mengalahkan Brentford 3-1 saat masih dilatih Nuno Espirito Santo.
Jurnalis Italia Fabrizio Romano melaporkan bahwa Forest telah memulai proses mencari pelatih baru melalui diskusi internal klub. Klub sudah mulai mencari manajer baru setelah pembicaraan internal dimulai pasca kekalahan dari Chelsea. Beberapa kandidat pengganti disebut termasuk pelatih berpengalaman yang pernah menangani klub papan atas Eropa.
Manajemen Forest menyatakan ingin pelatih baru bisa segera memulihkan performa tim dan menghindari degradasi di Liga Inggris. Sementara itu, para pemain menegaskan tetap fokus pada pertandingan selanjutnya meski manajer telah diganti.
Kapten Ryan Yates menekankan, “Kami bertanggung jawab sebagai tim dan harus segera bangkit untuk pertandingan mendatang.” Pertandingan berikutnya Forest adalah Liga Europa, menjamu FC Porto di City Ground pada Jumat, 24 Oktober, pukul 02.00 WIB.
Kemenangan di laga ini penting untuk menambah kepercayaan diri pemain sebelum kembali ke kompetisi domestik Liga Inggris. Pakar sepak bola menyoroti bahwa perubahan manajer pada tahap awal musim cukup berisiko, tapi bisa menyelamatkan Forest dari degradasi.
Penggemar Nottingham Forest bereaksi beragam di media sosial, sebagian kecewa dengan hasil buruk, sebagian mendukung langkah manajemen. Sejarah mencatat periode kepelatihan Postecoglou di Forest termasuk salah satu yang terpendek, hanya 39 hari sejak penunjukan.
Keputusan ini menandai babak baru bagi Forest dalam upaya keluar dari krisis performa buruk di Liga Inggris. Manajemen klub memastikan fokus saat ini adalah kompetisi Liga Europa dan mencari pelatih baru yang tepat untuk sisa musim ini.
Dengan pemecatan Ange Postecoglou, Nottingham Forest berharap bisa segera membalikkan performa buruk dan keluar dari zona degradasi.
Komentar
Kirim Komentar