Otoritas Gaza Mulai Operasi Pencarian Korban di Puing-Puing

Media sosial sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Otoritas Gaza Mulai Operasi Pencarian Korban di Puing-Puing. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Otoritas Gaza Mulai Operasi Pencarian Korban di Puing-Puing

Operasi Pencarian Jenazah di Jalur Gaza Dimulai

Direktorat Jenderal Pertahanan Sipil di Jalur Gaza memulai tahap pertama operasi pencarian jenazah warga Palestina yang terkubur di bawah reruntuhan. Operasi ini dilakukan bekerja sama dengan Komite Internasional Palang Merah (ICRC). Juru bicara Pertahanan Sipil, Mahmoud Basal, menyampaikan bahwa tahap awal operasi difokuskan pada rumah-rumah yang menjadi sasaran serangan Israel pada bulan-bulan pertama perang. Operasi kemanusiaan tersebut dimulai di rumah keluarga Abu Ramadan di pusat Kota Gaza, yang hancur akibat pengeboman yang intens.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Tim Pertahanan Sipil Bekerja dengan Sumber Daya Terbatas

Menurut pihak berwenang Gaza, sekitar 9 ribu jenazah diperkirakan masih terkubur di bawah reruntuhan akibat pengeboman Israel selama lebih dari 2 tahun terakhir. Namun, keterbatasan peralatan, struktur bangunan yang tidak stabil, dan kondisi hujan menghambat proses pencarian. Dalam konferensi pers, Basal menjelaskan bahwa tim pertahanan sipil akan terus melakukan pencarian jenazah dengan sumber daya terbatas yang saat ini tersedia, sembari menunggu pihak lain menyediakan alat berat.

Menurutnya, dibutuhkan sedikitnya 20 buldoser dan 20 ekskavator untuk mengevakuasi ribuan jenazah, agar keluarga dapat menguburkan orang-orang yang mereka cintai secara bermartabat sesuai dengan prinsip agama dan kemanusiaan. Meski di tengah keterbatasan, tim pertahanan sipil berhasil mengevakuasi 20 jenazah pada Senin.

Hampir 100 Orang Terkubur di Rumah Abu Ramadan

Abu Ibrahim Salem dari Beit Lahia di Gaza utara menceritakan bahwa ia dan keluarganya mencari perlindungan di Kota Gaza, daerah yang mereka yakini aman dari serangan Israel, pada Desember 2023. Menurut penuturannya, ada sekitar 113 kerabat yang berlindung di rumah keluarga Abu Ramadan, yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengannya.

“Rumah itu dibom saat semua orang masih berada di dalam—para lansia, anak-anak, dan perempuan—tanpa peringatan apa pun sebelumnya. Hanya 13 orang yang selamat, dengan berbagai tingkat luka,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa 97 orang masih terkubur di bawah reruntuhan meskipun telah berulang kali mengajukan permohonan kepada badan-badan internasional, lokal, dan resmi.

“Respons yang kami terima selalu negatif hingga hari ini, ketika langkah penting ini akhirnya diambil, sehingga kami akhirnya dapat berpamitan dengan keluarga kami dan menguburkan mereka dengan cara yang menghormati martabat kemanusiaan,” tambahnya.

Israel Terus Melanggar Ketentuan dalam Perjanjian Gencatan Senjata

Meski gencatan senjata telah diberlakukan sejak Oktober lalu, pihak berwenang di Gaza mengatakan bahwa Israel terus menyerang wilayah tersebut setiap hari. Tel Aviv dituding melancarkan hampir 800 serangan sejak gencatan senjata berlaku, yang menewaskan hampir 400 warga Palestina, sekaligus menghambat masuknya bantuan kemanusian secara bebas.

Menurut kesepakatan, sedikitnya 600 truk bantuan harus memasuki Gaza setiap hari. Namun, Ismail Al-Thawabteh, kepala Kantor Media Pemerintah Gaza, mengatakan bahwa Israel hanya mengizinkan kurang dari sepertiga pasokan bantuan yang dibutuhkan untuk 2,4 juta penduduk Gaza. Selain itu, Israel juga terus melarang masuknya mesin dan peralatan berat yang dibutuhkan tim pertahanan sipil untuk mengevakuasi jenazah para korban dari bawah reruntuhan. Tindakan tersebut, menurut Al-Thawabteh, merupakan pelanggaran mencolok terhadap seluruh hukum kemanusiaan.



Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar