Pelatih Selangor FC Akui Kekalahan Disebabkan Tekanan Mental dan Kesalahan Individu
Kekalahan dramatis 2-3 yang dialami oleh Selangor FC dari Persib Bandung dalam pertandingan AFC Champions League Two (ACL 2) pada Kamis (6/11/2025) disebut sebagai hasil dari faktor tekanan mental dan kesalahan individu yang dilakukan oleh para pemain. Pelatih tim, Christophe Gamel, mengungkapkan hal ini dengan jelas dalam pernyataannya setelah pertandingan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Performa Awal yang Baik Tapi Runtuh di Babak Kedua
Gamel mengakui bahwa timnya tampil cukup baik di babak pertama. Namun, performa tersebut mulai terpecah setelah kebobolan dari situasi bola mati. Ia menyebutkan bahwa penurunan konsentrasi dan struktur permainan yang biasanya menjadi ciri khas timnya juga turut berkontribusi pada kekalahan ini.
Penyebab Utama: Kesalahan Individu
Salah satu faktor utama yang menyebabkan kekalahan menurut Gamel adalah kesalahan individu yang tidak biasa dilakukan oleh para pemain. Ia menegaskan bahwa instruksi yang diberikan kepada anak asuhnya selalu berfokus pada penguasaan bola dan permainan cepat. Namun, dalam pertandingan ini, beberapa pemain tampak kurang mampu menjaga fokus dan menjalankan strategi yang telah ditetapkan.
Titik Balik: Gol dari Situasi Bola Mati
Menurut Gamel, titik balik dalam pertandingan ini terjadi ketika Persib mencetak gol balasan dari situasi bola mati di babak kedua. "Setelah situasi bola mati itu, sekali lagi saya harus katakan, ketika Anda melihat jalannya permainan, terkadang kami mengalami tekanan mental," ujarnya.
Kehilangan Struktur Permainan
Tekanan mental yang dialami oleh pemain Selangor FC berdampak langsung pada performa teknis mereka. "Kami kehilangan sedikit struktur dan kesederhanaan dalam permainan kami," jelas Gamel. Ia menyayangkan lambatnya pengambilan keputusan pemain saat menerima bola di antara lawan, padahal seharusnya mereka bisa bermain lebih cepat dan efisien.
Tekanan Internal dan Kualitas Lawan
Meskipun mengakui bahwa tekanan untuk menang selalu berat, Gamel berharap timnya bisa belajar dari kekalahan ini. Menurutnya, tekanan dari dalam diri para pemain sendiri sudah menjadi tantangan sejak awal musim. "Kadang mereka bisa bertahan di bawah tekanan, kadang tidak," tambahnya.
Saat ditanya tentang pergantian pemain yang dilakukan oleh Persib, Gamel mengakui bahwa lawan memiliki pemain cadangan yang berkualitas. Beberapa di antaranya bahkan akan bermain di Piala Dunia.
Harapan Bangkit Setelah Kekalahan
Meskipun memuji kualitas lawan, Gamel tetap menekankan bahwa kekalahan itu adalah "kesalahan pribadi" timnya. "Yang utama adalah bagaimana kami bisa bangkit kembali. Mari kita lihat bagaimana tim ini berkembang setelah pertandingan ini," pungkasnya.
Komentar
Kirim Komentar