Penguatan Keselamatan dan Dukungan Operasional di Pelabuhan Selama Nataru
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melakukan berbagai langkah penguatan kesiapan keselamatan dan dukungan operasional di pelabuhan penumpang selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kelancaran transportasi nasional. Langkah ini sejalan dengan arahan Kementerian Perhubungan terkait kesiapan infrastruktur dan sarana pendukung transportasi laut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menyampaikan bahwa sebagai BUMN operator kepelabuhanan, Pelindo mendukung penuh upaya pemerintah menciptakan keamanan, keselamatan, dan kelancaran transportasi nasional selama Nataru.
Ratusan Jaket Pelampung Disiagakan
Sebagai bagian dari langkah tersebut, Pelindo menyiapkan ratusan jaket pelampung di pelabuhan-pelabuhan penumpang guna memperkuat aspek keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi lonjakan pergerakan masyarakat selama Nataru. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah untuk memastikan keamanan dan kelancaran angkutan laut pada periode libur akhir tahun.
Jaket pelampung yang disediakan didistribusikan di sejumlah pelabuhan penumpang strategis, antara lain Belawan, Manado, Tanjung Priok, serta beberapa pelabuhan di wilayah Nusa Tenggara Timur, seperti Kupang, Maumere, Waingapu, Ende–Ippi, dan Kalabahi.

Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas Utama
Ali menyampaikan bahwa penyediaan jaket pelampung merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sebagai operator kepelabuhanan nasional untuk mendukung keselamatan pengguna jasa, khususnya penumpang kapal laut. Ia menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap operasional pelabuhan.
“Kami berkepentingan memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Penyediaan life jacket di pelabuhan penumpang merupakan bentuk kesiapsiagaan kami menghadapi lonjakan penumpang selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Ali.

Kesiagaan Operasional Pelabuhan Ditingkatkan
Pelindo meningkatkan kesiagaan operasional di pelabuhan penumpang melalui penguatan pengawasan, pengaturan arus penumpang, serta koordinasi lintas instansi untuk mengantisipasi kepadatan dan potensi gangguan layanan selama masa libur Nataru.
Pemerintah memperkirakan pergerakan masyarakat pada periode libur akhir tahun kembali meningkat seiring membaiknya mobilitas dan aktivitas ekonomi. Dalam kondisi tersebut, pelabuhan menjadi salah satu simpul transportasi yang memerlukan pengawasan lebih ketat, khususnya pada aspek keselamatan.
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran layanan kepelabuhanan selama Nataru serta mendukung keamanan dan keselamatan pengguna transportasi laut.

Prediksi Lonjakan Penumpang di Pelabuhan
Selain itu, Pelindo juga telah melakukan prediksi terkait lonjakan penumpang di beberapa pelabuhan utama. Misalnya, di Pelabuhan Tanjung Perak, diperkirakan jumlah penumpang akan meningkat sebesar 5 persen selama masa libur Nataru. Hal ini menunjukkan pentingnya persiapan yang matang oleh Pelindo untuk menghadapi situasi tersebut.
Di Pelabuhan Belawan, Pelindo juga memastikan kesiapan fasilitas dan layanan untuk menghadapi lonjakan penumpang selama musim liburan. Sementara itu, di Pelabuhan Palembang, Pelindo melakukan ekspansi lahan di Sungai Lais untuk mengakomodasi peningkatan arus peti kemas.
Dengan berbagai langkah penguatan dan persiapan yang telah dilakukan, Pelindo berkomitmen untuk memberikan layanan kepelabuhanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi masyarakat selama masa libur Nataru.
Komentar
Kirim Komentar