Peringatan Kudus dan Pelindung 13 November 2025

Peringatan Kudus dan Pelindung 13 November 2025

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Peringatan Kudus dan Pelindung 13 November 2025, berikut adalah data yang berhasil kami rangkum dari lapangan.
Peringatan Kudus dan Pelindung 13 November 2025

Santo Stanislaus Kostka, Sang Novis Yesuit yang Saleh dan Sabar

Santo Stanislaus Kostka adalah seorang novis Yesuit asal Polandia yang dikenal karena kesetiaannya dan kekuatan imannya. Ia meninggal muda pada usia 17 tahun, tetapi kisah hidupnya penuh dengan ketabahan dan mujizat. Stanislaus lahir dari keluarga yang terhormat di Polandia. Bersama kakaknya Paul, ia dikirim untuk belajar di sebuah kolese Yesuit di Wina, Austria, saat usianya baru 14 tahun.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Stanislaus adalah seorang pemuda yang periang dan ramah, berbeda jauh dengan sifat keras kakaknya Paul. Bagi Paul, Stanislaus sering menjadi gangguan, bahkan ia sering memperlakukan adiknya secara kasar. Meskipun begitu, Stanislaus menerima perlakuan tersebut dengan sabar. Pada suatu hari, akibat perlakuan Paul yang tidak manusiawi, Stanislaus jatuh sakit dan dalam kondisi kritis.

Di Wina, mereka tinggal di rumah seorang Protestan, sehingga sangat sulit untuk mendapatkan bantuan seorang imam. Stanislaus meminta pelayan memanggil seorang imam, tetapi tuan rumah menolak. Dengan doa yang tulus, Stanislaus memohon perlindungan Santa Barbara. Tidak lama kemudian, Santa Barbara menampakkan dirinya bersama dua malaikat, memberikan komuni kudus kepada Stanislaus. Beberapa hari setelahnya, Santa Maria juga datang ke kamarnya dan menyembuhkannya.

Sebagai bentuk rasa syukur atas rahmat Tuhan, Stanislaus bertekad untuk masuk ke dalam Serikat Yesuit. Untuk mencapai tekadnya, ia melarikan diri ke Roma dengan berjalan kaki. Di sana, ia diterima oleh Santo Petrus Kanisius setelah membuktikan kesungguhannya dengan menyelesaikan semua tugas yang diberikan. Stanislaus menjalani masa novisiatnya selama sepuluh bulan dengan penuh kesetiaan. Ia meninggal dunia pada tanggal 15 Agustus 1868, tepat pada Hari Raya Maria Diangkat Ke Surga. Setelah kematiannya, banyak orang sembuh karena doa perantaraannya. Salah satu mujizat terbesarnya adalah bahwa kakaknya Paul, yang dulu kasar dan jahat, akhirnya mengubah cara hidupnya setelah mencari Stanislaus di Roma dan menjadi orang kudus.

Santo Didakus, Bruder Fransiskan yang Sederhana dan Berdoa

Santo Didakus, juga dikenal sebagai Diego atau Santiago, lahir pada abad ke-15 dari keluarga Spanyol yang sederhana. Semasa muda, ia tinggal di tempat sunyi sebagai pertapa, menghidupi dirinya dengan menganyam tikar. Namun, ia sadar bahwa tanpa bimbingan spiritual, ia tidak akan bisa mencapai kesempurnaan hidup Kristiani. Oleh karena itu, ia masuk ke dalam tarekat Saudara-saudara Dina Fransiskan sebagai bruder di biara Arrizafa.

Meskipun sering ditawarkan jabatan imam, Santo Didakus menolak dan tetap menjadi seorang bruder hingga akhir hayatnya. Ia rajin dalam menjalankan tugas-tugasnya, serta menyisihkan waktu untuk berdoa dan meditasi. Pengetahuannya tentang soal-soal rohani sangat dalam, sehingga para ahli teologi sering berkonsultasi dengannya. Perhatiannya terhadap para pengemis dan orang sakit sangat mengagumkan.

Didakus bekerja selama beberapa tahun di kepulauan Kanari sebelum akhirnya meninggal dunia pada tahun 1463 di Alkala, Spanyol. Menjelang ajalnya, ia sering mengucapkan ayat "Dulce lignum" dari perayaan Jumat Suci: "Kayu lezat, paku nikmat, sedap pula bebannya."

Santa Fransiska Xaveria Cabrini, Pendiri Tarekat Misionaris

Santa Fransiska Xaveria Cabrini adalah orang pertama dari Amerika Serikat yang dinyatakan sebagai santa. Ia lahir di Sant Angelo di Lodi, dekat Milan, Italia, pada tanggal 15 Juli 1850. Ayahnya adalah petani kaya, sedangkan kakeknya adalah tokoh penting di Italia. Sejak kecil, Fransiska tertarik pada hidup membiara dan karya misi. Namun, dua kali permohonannya untuk menjadi biarawati ditolak karena kesehatannya yang kurang baik.

Akhirnya, Uskup Dominikus Gelmini memberinya tugas sebagai perawat dan guru anak-anak yatim-piatu di sebuah panti asuhan dekat Cordogno. Pada tahun 1877, ia akhirnya dapat mengucapkan kaul kebiaraannya. Keinginannya untuk menjadi misionaris ke daerah Timur didukung oleh uskupnya. Ia mendirikan Tarekat Suster-suster Misionaris Hati Kudus, yang sangat berjasa bagi para imigran Italia di Chicago.

Paus Leo XIII mengesahkan tarekat ini dan memberinya tugas baru sebagai misionaris di wilayah-wilayah Kristen yang lebih membutuhkan. Dengan enam suster, ia pergi ke Barat, menghadapi banyak kesulitan tetapi berhasil mendirikan biara-biara, sekolah, dan rumah sakit di seluruh Amerika Serikat, bahkan di Amerika Selatan dan Eropa. Ia wafat di Chicago pada tanggal 22 Desember 1917, sebagai pahlawan besar bagi Amerika. Pada tahun 1946, ia dinyatakan sebagai santa oleh Paus Pius XII.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Peringatan Kudus dan Pelindung 13 November 2025. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar