Perjuangan Asri Welas: Ibu dan Ayah Sejati untuk Tiga Putranya, Siap Berbagi Kehidupan?

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Perjuangan Asri Welas: Ibu dan Ayah Sejati untuk Tiga Putranya, Siap Berbagi Kehidupan?, berikut adalah data yang berhasil kami rangkum dari lapangan.
Perjuangan Asri Welas: Ibu dan Ayah Sejati untuk Tiga Putranya, Siap Berbagi Kehidupan?

Asri Welas: Single Mom yang Berjuang Menghadapi Beban Ganda

Asri Welas, bintang film sekaligus desainer yang dikenal sebagai sosok serba bisa, kini menghadapi tantangan berat dalam hidupnya. Setelah resmi berpisah dari Galiech Ridha Rahardja, ia harus mengambil alih peran ganda sebagai ibu dan ayah bagi ketiga putranya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Sejak perpisahan tersebut terjadi pada tahun 2019, Asri memutuskan untuk mengambil tanggung jawab penuh dalam mendidik dan membesarkan tiga putranya, yaitu Rajwa Gilbram Ridha Rahardja, Rayyan Gibran Ridha Rahardja, dan Renzo Gibrar Ridha Rahardja. Dalam wawancara dengan media, ia mengungkapkan bahwa menjadi single mom adalah pilihan yang diambilnya, meskipun itu membawa konsekuensi besar.

Menanamkan Nilai Kemandirian dan Tanggung Jawab

Dalam menjalani perannya sebagai single mom, Asri memiliki pendekatan yang tegas namun penuh kasih. Salah satu fokus utamanya adalah menanamkan nilai-nilai kemandirian dan tanggung jawab sejak dini kepada anak-anaknya. Ia menyatakan bahwa ketiga putranya sudah cukup besar, sehingga mereka sudah paham bahwa mereka harus mandiri, terlebih karena semuanya laki-laki.

Prinsip ini diterapkan secara konsisten. "Aku sudah terapkan ketiga anakku laki-laki untuk bisa pertama bertanggung jawab," tambahnya. Selain itu, Asri juga mendorong ketiga anaknya untuk aktif dalam kegiatan bela diri seperti karate dan silat, dengan harapan aktivitas fisik tersebut dapat membentuk kepribadian yang disiplin dan mandiri.

Khusus untuk putra sulungnya, Rajwa Gilbram (Ibam), Asri memberikan penekanan lebih besar dalam hal tanggung jawab. Ibam didorong untuk menjadi "asisten" di rumah, membantu adik-adiknya belajar saat Asri sedang sibuk bekerja. "Jadi si Ibam sudah bisa ngajarin adiknya begitu ya, spelling test, matematika. Terus dia bilang, 'Enggak apa-apa dong mam, aku harus tanggung jawab. Kan aku yang paling besar di rumah,' begitu," jelas Asri menirukan ucapan putranya.

Harapan Besar untuk Ketiga Putranya

Meskipun harus menjalani peran yang berat, Asri tetap menyimpan harapan besar. Ia ingin ketiga putranya kelak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan dapat diandalkan. "Aku berharap anak-anakku dapat tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan dapat diandalkan," ujar Asri.

Siap Membuka Hati, Tapi Belum Terburu-buru

Setelah resmi bercerai dari Galiech Ridha pada 23 Januari 2025 di Pengadilan Agama Depok, Asri mengaku kini sudah siap untuk membuka hati kembali. Namun, ia mengakui bahwa ide untuk memulai hubungan serius belum terpikirkan secara mendalam.

"Pokoknya saya membuka hati, tapi sebenarnya belum kepikiran," kata Asri sambil tertawa. Ia juga menyampaikan harapan bahwa jika ada jodoh, doakan saja. Saat ditanya tentang orang-orang baru yang mendekat, Asri menjawab jujur, "DM belum ada."

Prioritas utamanya saat ini tetap pada anak-anak. Jika suatu saat nanti ada sosok baru yang hadir, Asri memilih untuk meminta saran dan persetujuan dari anak-anaknya. Ia bahkan berkelakar bahwa saat ini lebih memprioritaskan terbukanya kesempatan kerja daripada mencari pasangan. "Yang penting sehat lahir batin," tambahnya.

Kegagalan Rumah Tangga dan Pentingnya Kesetaraan

Asri tidak menampik bahwa menjalani hidup sendiri di usia yang sudah matang bukanlah hal yang mudah atau menyenangkan. Ia sempat mengungkapkan perasaannya dalam sebuah wawancara. "Di 40 tahun? Nggak ada enak-enaknya sama sekali. Semua harus dilakukan sendiri," katanya.

Meski harus bekerja keras untuk membiayai hidup anak-anaknya dan tidak ingin bergantung pada nafkah mantan suami, Asri memastikan bahwa ia tidak pernah membatasi waktu pertemuan mantan suami bersama anak-anak. Sebelum memutuskan untuk bercerai, Asri mengaku sempat berupaya mempertahankan pernikahannya selama lima tahun atas nasihat sang ibunda. Namun, karena tidak melihat adanya perubahan yang diharapkan dari mantan suami, ia akhirnya bulat memutuskan untuk berpisah.

"Aku nggak tahu siapa (yang aku nikahi)," kata Asri. Dari kegagalan tersebut, Asri mendapatkan pelajaran penting, perlunya kesetaraan dalam sebuah hubungan. "Menikah harus sama-sama equal, equal di love goals, equal di mimpi, equal di what is your responsibility, equal di keluarga juga," tutup Asri, menegaskan prinsip hidupnya kini.


Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Perjuangan Asri Welas: Ibu dan Ayah Sejati untuk Tiga Putranya, Siap Berbagi Kehidupan?. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar