Persebaya Surabaya Dikejar Deadline, Dua Pelatih Top dari Persib Bandung Jadi Incaran

Persebaya Surabaya Dikejar Deadline, Dua Pelatih Top dari Persib Bandung Jadi Incaran

Dunia olahraga tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait Persebaya Surabaya Dikejar Deadline, Dua Pelatih Top dari Persib Bandung Jadi Incaran, para fans tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.


aiotrade
— Persebaya Surabaya memang sedang berada dalam situasi mendesak untuk segera menunjuk pelatih baru. Dua nama pelatih yang memiliki pengalaman dan prestasi yang luar biasa kini muncul sebagai kandidat kuat untuk menggantikan Eduardo Perez.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kursi pelatih Persebaya Surabaya telah kosong sejak 22 November 2022. Hingga saat ini, manajemen belum juga mengumumkan sosok pengganti yang akan memimpin tim Green Force. Hal ini membuat Persebaya Surabaya menghadapi tekanan yang sangat besar. Persiapan tim tidak bisa terlalu lama tanpa adanya arahan dari pelatih kepala.

Sebelumnya, nama Bernardo Tavares sempat menjadi sorotan. Pelatih asal Portugal itu bahkan disebut hampir merapat ke Kota Pahlawan. Namun, kabar tersebut langsung dibantah oleh agen bernama Azmi Ponti. Ia memberikan pernyataan resmi untuk meluruskan informasi yang beredar.

“Saya merasa perlu meluruskan pemberitaan yang telah beredar, di mana informasi tersebut menyampaikan bahwa Coach Bernardo Tavares telah menandatangani kontrak dengan salah satu klub Liga Indonesia,” tulis Azmi Ponti. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Azmi juga memastikan bahwa Bernardo Tavares belum terikat dengan klub mana pun. “Saat ini, Coach Bernardo Tavares masih berstatus tanpa klub dan belum menandatangani kontrak apapun dengan klub manapun di Indonesia atau di luar Indonesia,” tambahnya. Selain itu, ia menjelaskan bahwa sang pelatih sedang berada di Portugal untuk menikmati liburan bersama keluarga.

Dengan kepastian ini, Persebaya Surabaya harus beralih ke kandidat lain. Dua nama baru kemudian muncul dan langsung menarik perhatian publik sepak bola nasional.

Nama pertama yang mencuat adalah Benjamin Mora, pelatih asal Meksiko. Sosok berusia 46 tahun ini bukanlah wajah asing bagi penggemar sepak bola Indonesia. Sebelumnya, ia pernah dikaitkan dengan Persib Bandung setelah Robert Alberts meninggalkan klub. Spekulasi tentang Mora ke Bandung sempat muncul, namun akhirnya Persib memilih Luis Milla.

Selain Persib, Persis Solo juga pernah dikaitkan dengan Benjamin Mora. Sayangnya, ia memilih untuk melatih klub Kanada, Atlas, sehingga gagal bergabung dengan Persis. Kini, nama Mora kembali menghangat di Super League, dengan Persebaya Surabaya disebut sebagai destinasi potensial berikutnya.

Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh akun Instagram @gossindo_ pada 14 Desember 2025. “RUMOR: Benjamin Mora On Persebaya Surabaya,” tulis akun tersebut. Isu ini diperkuat oleh unggahan akun @transfernews_ft sehari sebelumnya. “Rumornya akan melatih salah satu klub BRI Super League Indonesia,” tulis akun tersebut.

Sinyal semakin kuat setelah Benjamin Mora resmi pamit dari Queretaro FC. Pesan perpisahan itu diunggah langsung melalui akun Instagram pribadinya. “Gracias Queretaro,” tulis Benjamin Mora pada unggahan 18 November 2025. Unggahan singkat ini menandai berakhirnya masa tugasnya di Liga Meksiko.

Sementara itu, nama kedua yang tak kalah menarik adalah Miljan Radovic. Mantan pelatih Persib Bandung ini kembali masuk radar klub-klub Super League. Persis Solo disebut menjadi pihak pertama yang tertarik mengamankan jasa Radovic. Isu ini diungkap oleh akun @ngobrolduniabola pada 7 Desember 2025.

“Miljan Radović kembali masuk radar Liga Indonesia,” tulis akun tersebut. Disebutkan, pembicaraan mulai menghangat meski belum ada konfirmasi resmi. Tak lama setelahnya, Persebaya Surabaya juga ikut dikaitkan dalam perburuan Radovic. Akun @transferbolaindo menyebut bahwa kedua klub bersaing mendapatkan pelatih asal Montenegro itu.

Saat ini, Miljan Radovic masih tercatat sebagai pelatih Al-Ramtha SC di Liga Utama Jordania. Ia meneken kontrak per 11 Januari 2025. Bersama Al-Ramtha SC, Radovic menunjukkan kinerja impresif. Ia mencatatkan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang tanpa satu pun kekalahan.

Catatan defensif timnya juga sangat solid. Al-Ramtha SC hanya kebobolan tiga gol dan sukses mencetak 14 gol sejauh ini. Performa tersebut membuat Radovic kembali dipandang sebagai pelatih potensial. Meskipun demikian, durasi kontraknya bersama Al-Ramtha SC belum diketahui secara pasti.

Persebaya Surabaya kini berada di titik krusial. Benjamin Mora dan Miljan Radovic sama-sama menawarkan pengalaman, prestasi, dan mental juara. Deadline terus mendekat dan tekanan publik kian terasa. Bonek menanti satu keputusan penting yang menentukan arah Persebaya Surabaya ke depan.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar