Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri, Peter de Roo Akui Banyak Kesalahan Fatal

Kabar lapangan tengah menjadi sorotan hari ini. Terkait Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri, Peter de Roo Akui Banyak Kesalahan Fatal, para fans tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.
Persis Solo Tumbang di Kandang Sendiri, Peter de Roo Akui Banyak Kesalahan Fatal

Kekalahan Berulang Persis Solo di Kandang Sendiri

Persis Solo kembali mengalami kekalahan yang mengecewakan saat menjamu Malut United dalam pertandingan pekan ke-8 Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Senin (20/10/2025) malam. Tim yang dikenal sebagai kebanggaan Pasoepati ini kalah dengan skor 1-3 dari tamu mereka, Malut United.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Kekalahan ini semakin memperparah posisi Persis Solo yang berada di zona degradasi. Meski tampil di depan ribuan pendukungnya, performa Laskar Sambernyawa jauh dari harapan. Sebaliknya, Malut United tampil lebih efektif dan disiplin, mampu mencetak tiga gol melalui brace Tyronne del Pino serta sepakan Yakob Sayuri. Sementara satu-satunya gol balasan tuan rumah dicetak oleh Kodai Tanaka.

Pertahanan yang Rapuh dan Kesalahan Fatal

Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, menyampaikan kekecewaannya terhadap hasil pertandingan ini. Menurutnya, kekalahan terjadi akibat kesalahan mendasar yang sering dilakukan para pemain, terutama di lini belakang.

“Saya kecewa secara hasil dan penampilan. Malut United berbahaya lewat serangan balik, dan melawan mereka kami tak boleh banyak membuat kesalahan. Namun banyak kesalahan umpan, serta pertahanan yang tidak terorganisir. Lawan memanfaatkan itu,” ujar Peter de Roo dalam keterangan resmi klub, Selasa (21/10/2025).

Peter juga mengkritik aliran bola ketika Persis mencoba membangun serangan. Ia menyebut bahwa aliran bola ke kotak penalti kurang bagus, sehingga sulit membongkar pertahanan lawan.

Penjelasan dari Pemain Senior

Eky Taufik, salah satu pemain senior Persis Solo, juga menyampaikan perasaan yang sama. Ia mengakui bahwa para pemain gagal menjalankan instruksi pelatih, terutama dalam mengantisipasi transisi cepat Malut United.

“Pelatih sudah instruksikan antisipasi serangan balik. Tapi banyak keputusan kami yang keliru,” kata Eky.

Klasemen Sementara dan Tekanan yang Meningkat

Kekalahan ini membuat Persis Solo masih terjebak di peringkat 16 dengan raihan lima poin, bersanding dengan PSBS Biak dan Semen Padang FC di zona merah. Sementara kemenangan berharga ini membawa Malut United melesat ke posisi empat besar dengan koleksi 14 poin.

Berikut adalah klasemen sementara Super League 2025/2026 di papan bawah:

    1. Persis Solo – 5 poin
    1. PSBS Biak – 5 poin
    1. Semen Padang FC – 4 poin

Dengan kondisi ini, tekanan terhadap skuad Persis kian besar, mengingat mereka memiliki salah satu basis suporter terbesar di Indonesia. Meskipun bermain di Stadion Manahan, stadion berkapasitas sekitar 20.000 penonton yang terletak di jantung Kota Surakarta—pun belum mampu menjadi keuntungan berarti bagi Laskar Sambernyawa pada musim ini.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar