
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Keindahan dalam Kesederhanaan
Tidak selalu diperlukan musik yang keras untuk merasa hidup. Bagi saya, cukup dengan segelas kopi, hujan yang mengguyur, dan suami yang tertidur nyenyak di pangkuan. Terlebih ketika hujan turun di akhir pekan. Merasakan kebahagiaan dan ketenangan di rumah sendiri bersama pasangan adalah hal terindah yang bisa saya rasakan.
Meskipun terkadang suasana itu tidak sepenuhnya sunyi. Kita hanya duduk berdampingan sambil sibuk dengan gawai masing-masing. Saya yang senang bermain game Match Villains atau membaca berbagai artikel, dan suami yang asyik menonton konten tentang dunia bapak-bapak, otomotif, atau video lucu hewan-hewan menggemaskan. Ada kalanya suasana menjadi riuh karena kejahilan suami yang sengaja membuat saya mengomel. Tapi kadang juga ia tiba-tiba mengajak saya keluar, meski hanya untuk membeli bakso yang dekat dari rumah.
Namun lebih sering, ia bersandar di pangkuan saya dan dalam waktu kurang dari satu menit, suara tidurnya sudah terdengar. Kadang disertai aroma "wangi" setelah bunyi "tuttt..". Suara tersebut bisa pendek, panjang, bahkan bergema. Sampai-sampai, kadang saya kesal sendiri karena ia mudah sekali tertidur begitu saja ketika menempel pada saya.
Namun ketika saya bertanya, ia hanya menjawab santai, “Itu tandanya aku nyaman, sayang.” Terdengar sangat klise, tapi kadang jika saya merenung lebih dalam, di situlah letak keindahannya: kerandoman pasangan kita. Yang kadang merayu agar bisa meminjam HP saat baterainya habis, yang kadang bisa sangat dewasa dan bijaksana, namun sering pula manja seperti anak kecil yang ingin selalu diperhatikan.
Dan mungkin memang begitulah adanya lelaki. Sifat aslinya hanya muncul di dalam rumah, tempat ia bisa melepas semua topeng dunia luar. Di luar rumah, ia harus kuat, menyenangkan, dan siap menghadapi setiap tanggung jawab yang menantinya. Maka, cukup pintarnya kita bagaimana menjadikan semua kerandoman itu sebagai playlist yang menyenangkan.
Kapan kita bisa ikut bernyanyi bersama, kapan cukup mendengarkan, kapan harus menari, bahkan kapan perlu mengaransemen nadanya agar terdengar lebih merdu. Karena sebagai penggemar yang baik, bukankah kita juga perlu memberi kritik dengan cara yang membangun? Dan sebagai “idola” yang bijak, tentu akan menerima jika memang demi kebaikannya.
Seperti akhir pekan itu, di antara hujan yang menari di luar jendela, aroma kopi yang menguar, dan setiap tawa kecil yang datang tanpa rencana. Sederhana, tapi lengkap adanya. Sebuah playlist yang tak perlu diperbarui. Meskipun penyanyinya itu-itu saja, namun lagunya selalu berbeda. Walau kadang ada nada sumbang, jeda, aransemen, bahkan improvisasi. Tapi justru dari situlah irama kehidupan terdengar nyata.
Sebab harmoni yang indah tidak lahir dari keseragaman, melainkan dari keberanian dua nada berbeda untuk tetap berpadu dalam satu irama. Dan agar harmoni itu terus terjaga, tentu ada satu kunci yang tak boleh hilang, yaitu taqwa. Karena dari sanalah lahir kesabaran saat nada tak seirama, dan kebijaksanaan untuk terus menjaganya agar tetap menuju keridhaan-Nya.
Semoga, Allah senantiasa menjaga rumah tangga kita semua dalam keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan yang tak pernah putus. Aamiin.
Komentar
Kirim Komentar