[POPULER GLOBAL] Rusia Kritik IOC, China Perkenalkan Drone Siluman Raksasa

[POPULER GLOBAL] Rusia Kritik IOC, China Perkenalkan Drone Siluman Raksasa

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik [POPULER GLOBAL] Rusia Kritik IOC, China Perkenalkan Drone Siluman Raksasa tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berita Internasional Terpopuler di Kanal Global

Kabar mengenai Rusia yang menyebut IOC munafik setelah menjatihkan sanksi kepada Indonesia atas visa atlet Israel menjadi berita yang paling banyak dibaca dari kanal Global. Selain itu, China memamerkan drone siluman raksasa yang bisa menyaingi jet tempur siluman AS.

Berikut ini adalah rangkuman berita internasional terpopuler:

1. Rusia Sebut IOC Munafik Saat "Hukum" Indonesia, Tuding Ada Standar Ganda

Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menuduh Komite Olimpiade Internasional (IOC) menerapkan standar ganda dalam kebijakannya terhadap Rusia dan Indonesia. Pernyataan ini muncul setelah IOC merekomendasikan agar federasi olahraga internasional tidak menggelar kompetisi di Indonesia, menyusul penolakan Jakarta menerbitkan visa bagi atlet Israel.

"Pada dasarnya, ada standar ganda," ujar Peskov kepada saluran olahraga Rusia Match TV, dikutip dari Antara, Kamis (23/10/2025). Ia menilai tindakan IOC tidak adil karena memberlakukan aturan yang berbeda untuk negara-negara yang berbeda.

2. China Pamer Drone Siluman Raksasa GJ-X, Disebut Saingi Jet Siluman AS

Beredar video yang diyakini menampilkan drone siluman raksasa GJ-X China tengah melakukan uji terbang di langit Xinjiang. Ini menjadi tampilan pertama pesawat nirawak flying wing terbesar milik China yang sebelumnya hanya terlihat dalam citra satelit pada September lalu.

Media pertahanan The War Zone (TWZ) pertama kali melaporkan keberadaan drone ini setelah citra satelit memperlihatkan pesawat misterius di pangkalan uji Malan, Xinjiang. Penampilan GJ-X ini menunjukkan kemajuan teknologi militer China yang semakin pesat.

3. Mata-mata Rusia Berambut Merah Anna Chapman Dapat Misi Baru

Nama Anna Chapman sempat mengguncang dunia pada 2010. Dia dikenal sebagai salah satu agen rahasia paling terkenal Rusia setelah ditangkap di New York, Amerika Serikat (AS). Setelah ditangkap otoritas "Negeri Paman Sam", dia akhirnya dipulangkan melalui pertukaran mata-mata antara AS dan Rusia.

Kini, 15 tahun berselang, Chapman kembali mendapat misi baru. Perempuan berambut merah itu ditunjuk sebagai kepala Museum Intelijen Rusia. Kariernya kembali menarik perhatian publik setelah bergabung dengan institusi intelijen negara.

4. Baru Sehari Dibui, Eks Presiden Perancis Diancam Akan Dibunuh Napi Lain

Mantan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy mendapat ancaman pembunuhan dari seorang narapidana di penjara La Sante, Paris. Ancaman itu diterima Sarkozy hanya sehari setelah ia mulai menjalani hukuman lima tahun penjara karena kasus konspirasi pendanaan kampanye dari Libya.

Kantor Kejaksaan Paris mengonfirmasi pada Rabu (22/10/2025) bahwa pihaknya telah menerima laporan dari direktur penjara tentang sebuah video yang beredar di media sosial, menampilkan seorang narapidana yang melontarkan ancaman terhadap Sarkozy.

5. Bomber B-1B AS Dikerahkan ke Dekat Venezuela, Maduro Ancam dengan 5.000 Rudal Rusia

Sebuah pesawat pengebom strategis B-1B milik Amerika Serikat (AS) terpantau terbang di atas Laut Karibia, tak jauh dari pantai Venezuela, pada Kamis (23/10/2025). Data dari situs pelacak penerbangan Flightradar24 menunjukkan pesawat itu sempat bergerak menuju wilayah udara Venezuela sebelum berbalik arah ke utara dan menghilang dari radar.

Ini menjadi unjuk kekuatan kedua oleh militer AS dalam sepekan terakhir di kawasan tersebut. Sementara itu, Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengancam akan menggunakan 5.000 rudal yang disediakan oleh Rusia jika diperlukan.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Ikuti terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar