
Presiden Timor Leste Mencari Teman Lama yang Hilang
Presiden Timor Leste, Jose Ramos Horta, saat ini sedang mencari sahabatnya yang bernama Khusni ‘Jean Jacques’. Menurut informasi yang ia peroleh, temannya tersebut kini berada di Kalimantan dan tengah mengajar. Ia meminta bantuan kepada masyarakat untuk membantu menemukan sahabatnya tersebut.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dalam wawancaranya dengan seorang jurnalis, Ramos Horta menyampaikan bahwa usia Khusni sudah melebihi 70 tahun. Ia juga menjelaskan bagaimana mereka pertama kali bertemu. Pertemuan itu terjadi di sebuah restoran Indonesia di Prancis, yaitu Restaurant Indonesia à Paris.
"Pada tahun 1970-an, saya mengenal seorang saudara dari Kalimantan, Indonesia. Dia menderita diabetes, namanya Khusni. Ia adalah manusia yang luar biasa," ujar Ramos Horta saat berbincang santai di Casatopia Cafe, Jakarta Selatan, pada Minggu sore (9/11/2025).
Ramos Horta mengingat bahwa Khusni bekerja keras di restoran Prancis-Indonesia tersebut hingga larut malam. Namun, ia tidak hanya bekerja, tetapi juga melanjutkan pendidikannya.
"Pertama, dia meraih gelar master, lalu doktor dari Sorbonne University, salah satu universitas paling terkenal di dunia, yang berada di posisi pertama di Prancis. Saya ingin menghubunginya. Nama aslinya Khusni, tetapi suatu waktu di Prancis, dia memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Jean Jacques," tambah Ramos Horta di kafe milik aktris Prisia Nasution.
Kunjungan Ramos Horta ke Jakarta dilakukan dalam rangka memberikan pidato di World Peace Forum yang digelar di Gedung DPR RI, Senin (10/11/2025). Dalam kesempatan itu, ia juga meminta bantuan kepada siapa pun yang mengenal Khusni.
"Jika ada yang tahu tentang Khusni dari Kalimantan, yang tinggal bertahun-tahun di Prancis, kuliah, dan meraih gelar doktor di Sorbonne, tolong beritahu. Temannya, Ramos Horta, Presiden Timor Leste, ingin menghubunginya," ujarnya dengan nada yang penuh harapan.
Kenangan Bersama Khusni
Ramos Horta menyampaikan bahwa hubungan antara dirinya dan Khusni sangat dekat. Meskipun keduanya berasal dari latar belakang yang berbeda, mereka memiliki ikatan persahabatan yang kuat. Khusni sering menghabiskan waktu bersama Ramos Horta, baik dalam kegiatan profesional maupun kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengungkapkan bahwa Khusni memiliki sifat yang luar biasa. Meskipun hidup di negara asing, ia tetap menjaga kebudayaan dan tradisi asalnya. Hal ini membuat Ramos Horta sangat menghargai keberadaannya.
Selain itu, Khusni juga dikenal sebagai sosok yang cerdas dan tekun. Ia berhasil meraih gelar-gelar akademik yang tinggi meskipun harus berjuang keras di tengah tantangan kehidupan di luar negeri. Ini menjadi bukti bahwa ia adalah sosok yang pantas dihormati.
Permintaan Bantuan
Dengan situasi yang terjadi saat ini, Ramos Horta memohon kepada masyarakat agar membantu menemukan sahabatnya tersebut. Ia percaya bahwa dengan bantuan orang-orang yang mengenal Khusni, ia dapat segera menemukannya.
Ia juga berharap bahwa Khusni bisa kembali berkomunikasi dengannya. Hubungan persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun tentu memiliki makna yang sangat penting bagi Ramos Horta.
Kesimpulan
Pencarian ini merupakan bentuk kepedulian dari seorang presiden terhadap sahabat lamanya. Meskipun memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin negara, ia tetap menjaga hubungan personal yang kuat dengan orang-orang yang ia cintai.
Melalui permintaan ini, Ramos Horta berharap bisa segera menemukan Khusni dan kembali menjalin hubungan persahabatan yang telah lama terjalin. Semoga saja, dengan bantuan masyarakat, ia dapat segera menemukan sahabatnya tersebut.
Komentar
Kirim Komentar