
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengalaman Berbeda, Tapi Sama-sama Mengagumi
Filipe Luis bukan sosok asing bagi Luis Enrique. Meski keduanya berasal dari generasi yang berbeda, Filipe pernah memicu kemarahan Enrique sekitar sepuluh tahun lalu. Saat itu, Filipe masih bermain untuk Atletico Madrid, sementara Lucho, panggilan akrab Enrique, menjadi pelatih FC Barcelona.
Insiden terjadi pada jornada ke-22 LALIGA 2015–2016. Filipe menghajar Lionel Messi di lapangan, dan kejadian tersebut terjadi tepat di depan mata Enrique. Akibatnya, Filipe dikeluarkan dari lapangan dengan kartu merah.
Dini hari nanti (18/12), keduanya akan kembali bertemu dalam final Piala Interkontinental di Ahmad bin Ali Stadium, Al Rayyan, Qatar. Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh beIN Sports 1, beIN Sports Connect, beIN Sports Max, Vidio, dan Vision+ pukul 00.00 WIB.
Namun kali ini, mereka tidak lagi bertemu sebagai pemain atau pelatih, tetapi sebagai sesama pelatih. Enrique, yang kini menjadi pelatih Paris Saint-Germain (PSG), akan menghadapi Filipe Luis yang datang dengan misi "Tsunami Trophy" bersama CR Flamengo.
Tujuh Trofi dalam 14 Bulan
Filipe Luis memulai karier kepelatihan bersama Flamengo pada 30 September 2024, atau sekitar 14 bulan lalu. Dalam waktu singkat, ia telah berhasil meraih tujuh trofi. Beberapa gelar yang diraih antara lain Supercopa do Brasil, Campeonato Carioca, Copa Libertadores, dan Campeonato Brasileiro Serie A.
Di Piala Interkontinental, Filipe sudah memenangi trofi Challenger Cup dengan mengalahkan Pyramids di babak playoff, serta Derby of the Americas dengan mengalahkan Cruz Azul asal Meksiko di putaran kedua.
"Memang benar kami pernah berhadapan. Bahkan, kami pernah berselisih di lapangan. Aku pernah diusir lapangan saat melawan Barca dan Messi. Namun, hari ini, aku semakin mengaguminya (Enrique)," kata Filipe seperti dilansir dari ESPN.
Menurut Filipe, Enrique juga telah sukses meraih empat gelar bersama PSG musim lalu, ditambah memenangkan Piala Super Eropa musim ini. "Aku tahu betapa sulitnya pekerjaan ini sebagai pelatih. Betapa beratnya mencapai semua trofi. Dia (Enrique) telah melakukannya lebih lama dariku," tambahnya.
PSG Diklaim Terpopuler di Qatar
Les Parisiens, julukan PSG, akan terasa seperti tuan rumah dalam final dini hari nanti. Seperti dilansir dari L’Equipe, PSG termasuk klub terpopuler di Qatar. Terlebih sejak diambil alih Nasser Al Khelaifi, yang merupakan investor dari Qatar Sports Investment (QSI). Popularitas PSG di negeri Timur Tengah itu telah setara dengan Real Madrid maupun Barcelona.
Daftar Gelar yang Diraih Luis Enrique Tahun Ini
- Trophee des Champions (6 Januari)
- Ligue 1 (6 April)
- Coupe de France (25 Mei)
- Liga Champions (1 Juni)
- Piala Super Eropa (14 Agustus)
Daftar Gelar yang Diraih Filipe Luis Tahun Ini
- Supercopa do Brasil (3 Februari)
- Campeonato Carioca (17 Maret)
- Copa Libertadores (30 November)
- Campeonato Brasileiro Serie A (8 Desember)
- FIFA Derby of the Americas (11 Desember)
- FIFA Challenger Cup (14 Desember)
Komentar
Kirim Komentar