Ratu Sirikit Meninggal, PM Thailand Batalkan Kunjungan ke Malaysia

Ratu Sirikit Meninggal, PM Thailand Batalkan Kunjungan ke Malaysia

Isu politik kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Ratu Sirikit Meninggal, PM Thailand Batalkan Kunjungan ke Malaysia, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul memutuskan untuk membatalkan rencana kunjungannya ke Malaysia dalam rangka menghadiri KTT ASEAN. Keputusan ini diambil karena Ratu Sirikit, istri dari Raja Thailand saat ini, Vajiralongkorn, meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (25/10).

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Menurut laporan yang diterima, juru bicara pemerintah Thailand menyatakan bahwa sedang dilakukan diskusi terkait bagaimana proses penandatanganan gencatan senjata akan dilanjutkan. Pertanyaan muncul apakah ada pejabat lain yang akan menggantikan Perdana Menteri Anutin dalam menandatangani kesepakatan tersebut.

Sampai saat ini, belum ada kepastian apakah Anutin akan tetap berangkat ke Malaysia pada Minggu (26/10) atau tidak. Keputusan akhir masih menunggu hasil rapat internal dan evaluasi situasi terkini.


Ratu Sirikit, yang merupakan ibu dari Raja Thailand saat ini, Vajiralongkorn, wafat pada Jumat (24/10). Istana Thailand mengumumkan bahwa kematian Ratu Sirikit disebabkan oleh kondisi kesehatan yang buruk.

Selama hidupnya, Ratu Sirikit dikenal sebagai sosok yang sangat perhatian terhadap keluarga serta memiliki kepribadian yang hangat dan ramah. Ia juga dikenal sebagai seorang fashionista yang selalu tampil anggun dan elegan. Banyak media internasional bahkan membandingkannya dengan mantan Ibu Negara Amerika Serikat, Jackie Kennedy, karena gaya dan keanggunannya.

Sejak 2019, Ratu Sirikit menjalani perawatan medis di rumah sakit karena mengidap beberapa penyakit. Baru-baru ini, ia kembali dirawat karena infeksi darah. Raja Vajiralongkorn telah menugaskan anggota keluarga kerajaan untuk memimpin masa berkabung selama satu tahun. Masa berkabung ini akan menjadi momen penting bagi seluruh rakyat Thailand dalam menghormati jasa dan kehadiran Ratu Sirikit dalam sejarah kerajaan.

Beberapa hal yang dapat dicatat tentang Ratu Sirikit:

  • Kehidupan Pribadi: Ratu Sirikit lahir pada tahun 1932 dan menikah dengan Raja Bhumibol Adulyadej pada tahun 1950. Sebagai istri Raja, ia memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan negara, termasuk bidang sosial dan budaya.

  • Pengaruh dalam Masyarakat: Selain menjadi simbol keanggunan, Ratu Sirikit juga dikenal sebagai sosok yang aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan. Ia sering kali hadir dalam acara-acara yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

  • Kesehatan Terakhir: Dalam beberapa bulan terakhir, kesehatan Ratu Sirikit semakin menurun. Ia menjalani perawatan intensif dan sering kali terlihat lemah dalam foto-foto resmi. Meski demikian, ia tetap dihormati dan disayangi oleh banyak orang.

Dengan kematian Ratu Sirikit, Thailand kini harus menghadapi masa berkabung yang panjang. Semua aktivitas resmi akan dihentikan sementara waktu, dan masyarakat akan melakukan berbagai upacara untuk menghormati jasa-jasanya.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar