Saat Prabowo dan Albanese Coba Kapal Induk Terbesar Australia

Saat Prabowo dan Albanese Coba Kapal Induk Terbesar Australia

Berita mancanegara hari ini diwarnai peristiwa penting. Topik Saat Prabowo dan Albanese Coba Kapal Induk Terbesar Australia tengah menjadi perhatian global. Berikut laporan selengkapnya.


Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia pada hari Rabu (12/11). Dalam kunjungan tersebut, ia bertemu dengan Perdana Menteri Antony Albanese. Kehadiran Presiden Prabowo di negara tetangga ini menunjukkan pentingnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Selama kunjungan, Prabowo dan Albanese sempat menjajal kapal induk terbesar milik Australia, yaitu HMAS Canberra. Keduanya terlihat mengenakan jas formal hitam dan topi yang bertuliskan LHD-02 HMAS Canberra. Tampaknya, mereka ingin menunjukkan rasa hormat terhadap kapal yang menjadi simbol kekuatan maritim Australia.


Prabowo tidak datang sendirian dalam kunjungan ini. Ia didampingi oleh beberapa menteri kabinet, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Selama kunjungan, Prabowo juga sempat berbincang dengan awak dari HMAS Canberra. Setelah itu, terjadi pertunjukan flying pass oleh angkatan udara Australia, yang menambah kesan spektakuler dari kunjungan ini.


Sekilas tentang Kapal HMAS Canberra
HMAS Canberra (L02) adalah kapal serbu amfibi atau Landing Helicopter Dock (LHD) yang dimiliki oleh Royal Australian Navy (RAN). Kapal ini menjadi simbol kekuatan maritim Australia.

Dengan bobot penuh sekitar 27.500 ton dan panjang mencapai 230 meter, HMAS Canberra merupakan kapal terbesar yang pernah dioperasikan oleh RAN. Kapal ini dibangun berdasarkan rancangan kapal serbu amfibi kelas Juan Carlos I milik Spanyol. Lambungnya dibuat oleh Navantia di Ferrol, Spanyol, kemudian dikirim ke Williamstown, Melbourne, untuk proses akhir oleh BAE Systems Australia. HMAS Canberra resmi diluncurkan pada 17 Februari 2011 dan diterima oleh RAN pada 28 November 2014.


Sebagai kapal serbu amfibi, HMAS Canberra tidak berfungsi sebagai kapal induk tempur seperti yang dimiliki Amerika Serikat. Namun, kapal ini memiliki kemampuan untuk membawa hingga 18 helikopter, serta menampung lebih dari 1.000 pasukan dan lebih dari 100 kendaraan militer, termasuk tank tempur utama.

Kapal ini memiliki dek penerbangan penuh dengan ski-jump ramp, serta ruang dok di bagian bawah untuk peluncuran kapal pendarat (Landing Craft). Selain misi militer, HMAS Canberra dirancang untuk operasi kemanusiaan dan bantuan bencana, menjadikannya salah satu aset paling fleksibel dalam armada Australia. Kapal ini dan kapal kembarnya, HMAS Adelaide (L01), memperkuat kemampuan Australia dalam melakukan proyeksi kekuatan dan operasi gabungan di kawasan Indo-Pasifik.

Kesimpulan: Demikian kabar dari dunia internasional. Ikuti terus perkembangan global hanya di sini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar