Sembalun Jadi Pusat Industri Kentang

Sembalun Jadi Pusat Industri Kentang

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Sembalun Jadi Pusat Industri Kentang, berikut adalah fakta yang berhasil kami himpun dari lapangan.


\naiotrade, SELONG – Kecamatan Sembalun yang terletak di kaki Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menjadi pusat penanaman kentang industri. Kentang ini akan menjadi bahan baku utama untuk berbagai produk lainnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

\n

Jenis kentang industri berbeda dengan kentang granola atau kentang sayur yang biasa ditanam oleh petani di seluruh Indonesia, termasuk di Sembalun. Saat ini, sebagian besar kentang industri diimpor karena belum banyak petani yang menanamnya.

\n

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Muhammad Agung Sanusi, menjelaskan bahwa saat ini kentang di Indonesia didominasi oleh jenis kentang granola sebagai bahan baku industri. Produksi dalam negeri hanya mencapai 50.000 hingga 60.000 ton per tahun, sementara kebutuhan rata-rata mencapai 140.000 hingga 150.000 ton per tahun.

\n

"Kondisi ini menyebabkan Indonesia harus mengimpor sekitar 81.000 ton kentang industri per tahun untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujar Sanusi pada Jumat (7/11/2025).

\n

Sanusi menilai Sembalun sangat cocok sebagai pusat pengembangan kentang industri karena produktivitas petaninya sudah melebihi rata-rata Badan Pusat Statistik (BPS), yaitu 25 ton per hektar.

\n

Upaya memperluas area tanam kentang industri telah dimulai di Sembalun melalui program agrosolution yang digagas oleh PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim).

\n

Dalam program tersebut, bersama 76 petani, luas area tanam mencapai 100 hektar. Benih kentang industri yang dipersiapkan untuk bibit berhasil ditanam. Hasil panen perbenihan kentang per hektar mencapai 19 ton per hektar dengan kualitas umbi yang sangat baik untuk dijadikan benih.

\n

Dari hasil tersebut, nilai ekonomi yang diperoleh petani meningkat signifikan, mencapai Rp115 juta per musim tanam.

\n

Agung menjelaskan potensi lahan tanam di Sembalun masih sangat besar. Pupuk Kaltim berkomitmen untuk meningkatkan luas area tanam hingga 250 hektar dengan melibatkan lebih banyak petani sebagai mitra.

\n

"Komitmen ini kami wujudkan melalui Program Agrosolution, sebuah model kemitraan pertanian terpadu yang menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dari hulu hingga hilir. Dan hari ini, kita bersama melaksanakan Panen Perbenihan Kentang Industri yang kami kembangkan melalui Agrosolution," kata Agung, Jumat (7/11/2025).

\n

Wakil Bupati Lombok Timur, Muhammad Edwin Hadiwijaya, mengapresiasi langkah Pupuk Kaltim dalam pengembangan kentang industri di Kabupaten Lombok Timur, khususnya di Sembalun yang merupakan pusat pertanian hortikultura.

\n

Edwin menyebut bahwa Sembalun pernah berjaya dengan bawang putih pada era 1980-1997an dan masuknya bawang putih impor dari China.

\n

Hadirnya pengembangan kentang industri oleh Pupuk Kaltim diharapkan bisa mengembalikan kejayaan pertanian di Sembalun.

\n

Dia pun berkomitmen mencegah alih fungsi lahan menjadi akomodasi pariwisata di Sembalun, sehingga lahan pertanian dapat dilindungi melalui penyelesaian Rencana Detail Tata Ruang Daerah (RDTR).

\n

"Apalagi Kabupaten Lombok Timur ini 27% PDRB dari pertanian. Jadi kami berharap besar pengembangan kentang industri ini akan berhasil," ujar Edwin.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Sembalun Jadi Pusat Industri Kentang. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar