Dunia hiburan kini sedang menghadapi perubahan besar berkat pengumuman yang mengejutkan dari Netflix. Perusahaan layanan streaming terkemuka ini resmi mengakuisisi Warner Bros dengan nilai mencapai US$82,7 miliar. Kesepakatan ini memiliki potensi besar untuk menyatukan katalog film dan serial legendaris milik Warner Bros dengan jangkauan distribusi Netflix yang luas.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Berikut adalah daftar 13 film terpopuler dari Warner Bros yang telah menghasilkan pendapatan tertinggi sepanjang masa. Setiap judul dilengkapi dengan sinopsis singkat, tahun rilis, pendapatan global dalam USD, serta konversi ke rupiah berdasarkan kurs pada 9 Desember 2025. Daftar ini memberikan gambaran tentang betapa kuatnya pengaruh dan warisan film-film Warner Bros, yang kini kemungkinan akan semakin meluas setelah akuisisi Netflix.
1. Barbie (2023)
Film ini mengisahkan perjalanan Barbie untuk menghadapi realitas yang jauh berbeda dari harapan. Sepanjang ceritanya, film ini menawarkan perpaduan antara fantasi, drama, dan satir sosial yang relevan. Pendapatan global film ini mencapai US$1.446.844.762, atau sekitar Rp24,2 triliun.
2. Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II (2011)
Film ini menjadi penutup cerita panjang Harry Potter dalam menghadapi Voldemort pada pertempuran terakhir di Hogwarts. Ketegangan hadir ketika seluruh dunia sihir berada di ambang kehancuran akibat ancaman besar. Pendapatan global film ini menyentuh US$1.360.005.086, atau sekitar Rp22,8 triliun.
3. Aquaman (2018)
Kisah Aquaman berfokus pada perjalanan Arthur Curry memahami identitasnya sebagai pewaris tahta Atlantis dan menyatukan dua dunia yang bertentangan. Perolehan global film ini sempat mencapai US$1.148.861.807, setara dengan Rp19,2 triliun.
4. The Dark Knight Rises (2012)
Babak akhir trilogi Batman ini menggambarkan kembalinya Bruce Wayne setelah masa pensiun untuk menghadapi teror Bane di Gotham. Kota berada dalam kendali penjahat yang karismatik namun brutal, dan Batman harus menanggung konsekuensi atas pengorbanan sebelumnya. Pendapatan global film ini mencapai US$1.082.228.107, atau sekitar Rp18,1 triliun.
5. Joker (2019)
Film ini mengisahkan transformasi Arthur Fleck, seorang komedian gagal yang terpinggirkan menjadi tokoh kriminal berbahaya bernama Joker. Tekanan sosial, ketidakadilan, dan pergulatan mental diperlihatkan secara mendalam melalui narasi yang intens. Total pendapatan globalnya US$1.078.751.311 atau setara dengan Rp18,0 triliun.
6. The Hobbit: An Unexpected Journey (2012)
Film ini menceritakan petualangan Bilbo Baggins yang direkrut Gandalf dan para kurcaci untuk merebut kembali Erebor dari Smaug. Perjalanan penuh bahaya menghadirkan makhluk-makhluk mitologi serta tantangan besar yang menguji keberanian Bilbo. Total pendapatan global film ini mencapai US$1.014.938.545, atau sekitar Rp17 triliun.
7. Harry Potter and the Sorcerer’s Stone (2001)
Film ini memperkenalkan dunia sihir melalui perjalanan awal Harry memasuki Hogwarts dan menemukan bakatnya sebagai penyihir. Konflik awal melibatkan misteri batu bertuah yang diperebutkan oleh kekuatan jahat. Pendapatan global film lawas Harry Potter ini mencapai US$1.023.363.658, dikonversi menjadi sekitar Rp17,1 triliun.
8. The Hobbit: The Desolation of Smaug (2013)
Film ini melanjutkan perjalanan Bilbo dan para kurcaci menuju Erebor untuk menghadapi naga Smaug secara langsung. Ketegangan meningkat ketika mereka harus melewati rintangan besar termasuk hutan gelap serta pasukan musuh. Pendapatan global mencapai US$959.358.436, setara sekitar Rp16,0 triliun.
9. The Hobbit: The Battle of the Five Armies (2014)
Babak terakhir trilogi ini menghadirkan pertempuran besar antara lima pasukan yang memperebutkan Erebor. Konflik politik, kesetiaan, dan pengorbanan menjadi pendorong utama alur cerita. Pendapatan global film ini mencapai US$962.201.338 atau sekitar Rp16,1 triliun.
10. Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I (2010)
Film ini menggambarkan perjalanan Harry, Ron, dan Hermione dalam mencari Horcrux yang menjadi sumber kekuatan Voldemort. Ketegangan emosional meningkat seiring beratnya perjalanan dan konflik internal antar tokoh. Pendapatan global film ini mencapai US$960.283.305, setara dengan Rp16,1 triliun.
11. A Minecraft Movie (2025)
Film ini diadaptasi dari game populer dan menggambarkan petualangan karakter utama dalam dunia blok yang dinamis. Berbagai tantangan muncul ketika dunia yang tampak sederhana menyimpan bahaya besar di baliknya. Dengan cerita yang menarik, pendapatan film ini mampu meraih US$958.467.607, atau sekitar Rp16,0 triliun.
12. F1: The Movie (2025)
Film ini berlatar dunia balap Formula 1 dengan fokus pada rivalitas, strategi, dan tekanan kompetisi tingkat tinggi. Konflik personal serta dinamika tim memperkuat intensitas ceritanya. Kecepatan dan ketegangan di lintasan menjadi daya tarik utama film ini. Pendapatan global mencapai US$631.139.142, setara sekitar Rp10,6 triliun.
13. The Conjuring: Last Rites (2025)
Film horor ini mengkisahkan penyelidikan Ed dan Lorraine Warren atas kasus kerasukan dan aktivitas supranatural yang semakin berbahaya. Cerita menampilkan teror psikologis serta ancaman entitas gaib yang menekan korban maupun penyelidik. Atmosfer menegangkan membuat film ini menjadi bagian penting dalam waralaba The Conjuring. Pendapatan global film ini US$494.400.469, setara dengan Rp8,3 triliun.
Komentar
Kirim Komentar