Setelah Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kembali Layak Digunakan

Setelah Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kembali Layak Digunakan

Berita terbaru hadir untuk Anda. Mengenai Setelah Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kembali Layak Digunakan, berikut adalah fakta yang berhasil kami himpun dari lapangan.


Masjid SMAN 72, yang berada di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang sempat mengalami kerusakan akibat ledakan pada Jumat (7/11) kini sudah dapat digunakan kembali untuk beribadah.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pantauan di lokasi pada Senin (10/11) pagi menunjukkan bahwa masjid tampak bersih dan rapi. Tidak lagi terlihat puing-puing kaca atau serpihan dinding yang berserakan di lantai. Karpet masjid juga terlihat dalam kondisi baik dan rapi.

Garis polisi yang sebelumnya dipasang di sekitar area ibadah kini telah dicabut. Bahkan, masjid tersebut kembali digunakan untuk salat. Terlihat seorang petugas wanita dari tim psikologi kepolisian SSDM (Staf Sumber Daya Manusia) Mabes Polri sedang melaksanakan salat di dalam masjid tersebut.


Meskipun kegiatan belajar di SMAN 72 Jakarta masih dilakukan secara daring, beberapa siswa terlihat datang ke sekolah bersama orang tua mereka untuk mengambil barang yang tertinggal akibat ledakan.

Setiap orang yang masuk ke area sekolah harus melapor terlebih dahulu kepada petugas TNI yang berjaga di pintu masuk. Nama mereka kemudian dicatat dalam buku tamu.

“Mau ke mana, Pak?” tanya seorang petugas TNI.

“Ini anak saya mau ngambil HP,” jawab orang tua siswa tersebut yang kemudian dipersilakan masuk.

Selain orang tua dan siswa, beberapa pihak juga terlihat masuk ke area sekolah, antara lain Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), pihak Puskesmas, serta tim psikologi kepolisian. Terlihat pula mobil layanan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) dari Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta memasuki area sekolah.

Sebelumnya, polisi bersama warga melakukan gotong royong memperbaiki masjid dan lingkungan sekitar SMAN 72 Jakarta yang rusak akibat ledakan pada Jumat (7/11). Kegiatan ini dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Utara bersama Polsek Kelapa Gading pada Sabtu (8/11).

Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra menyebutkan bahwa aksi perbaikan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP James H. Hutajulu.


Kegiatan perbaikan meliputi pembersihan langit-langit masjid, pengecatan seluruh dinding, hingga perbaikan sejumlah fasilitas.

“Perbaikan dilakukan pada keramik, kaca jendela, lampu, kipas angin, jam dinding, dan karpet. Selain itu, kami juga memperbaiki pintu utama serta merapikan instalasi jaringan kabel listrik,” ujar Seto dalam keterangannya, Sabtu (8/11).

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading menyebabkan puluhan siswa mengalami luka bakar dan gangguan pendengaran.

Dalam olah TKP, petugas menemukan senjata mainan bertuliskan simbol dan nama yang diduga terkait paham Neo-Nazi dan terorisme. Polisi masih melakukan penyelidikan terhadap motif dan asal mula bahan peledak yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

Kesimpulan: Demikian informasi mengenai Setelah Ledakan, Masjid SMAN 72 Jakarta Kembali Layak Digunakan. Semoga bermanfaat Anda hari ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar