Siap Kalah! Eduardo Perez Percaya Persebaya Surabaya Bisa Kalahkan Arema FC

Siap Kalah! Eduardo Perez Percaya Persebaya Surabaya Bisa Kalahkan Arema FC

Kabar lapangan tengah memanas hari ini. Terkait Siap Kalah! Eduardo Perez Percaya Persebaya Surabaya Bisa Kalahkan Arema FC, para suporter tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Persebaya Surabaya Menghadapi Tekanan Berat

Persebaya Surabaya sedang berada dalam sorotan tajam menjelang pertandingan melawan Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (22/11) sore. Hasil yang kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir membuat tekanan terhadap pelatih Eduardo Perez semakin besar. Namun, Perez tetap tenang dan menghadapi kritik yang datang silih berganti.

Pelatih asal Spanyol ini menegaskan bahwa dirinya siap dicemooh dan justru menjadikan situasi ini sebagai pemacu semangat untuk membawa Green Force bangkit. “Ketika Anda bekerja di dunia sepak bola, Anda harus siap untuk segalanya,” ucap Perez, Selasa (11/11/2025). Ia mengaku menghormati setiap pendapat yang muncul dari publik, termasuk kritik pedas yang datang dari suporter sendiri.

“Jadi, saya menghormati semua pendapat. Saya sangat kuat sekarang. Saya berada di satu momen di mana saya lebih kuat dari sebelumnya.” Menurut Perez, tekanan adalah hal yang tidak bisa dihindari dalam profesinya sebagai pelatih. Justru, dari tekanan itulah mental dan karakter seseorang akan diuji apakah cukup kuat menghadapi badai atau memilih menyerah.

“Saya sangat kuat sekarang. Saya berada di satu momen di mana saya lebih kuat dari sebelumnya,” ujarnya penuh keyakinan. Kalimat itu seperti sinyal tegas dirinya tidak akan mundur selangkah pun di tengah situasi sulit.

Kritik yang Muncul Usai Hasil Imbang

Kritik terhadap permainan Persebaya Surabaya kembali memuncak usai hasil imbang 1-1 melawan Persik Kediri pada pekan ke-12 Super League 2025/2026. Padahal publik GBT berharap kemenangan agar tim kebanggaan Kota Pahlawan bisa merangsek ke papan atas klasemen. Namun hasil seri itu justru memperpanjang catatan tidak konsisten Persebaya Surabaya musim ini.

Dari 10 pertandingan, mereka baru mengumpulkan 15 poin dan masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen sementara Super League. Kondisi tersebut membuat sebagian suporter menuntut perubahan cepat dalam performa tim. Banyak yang menilai permainan Green Force belum menunjukkan karakter menyerang yang selama ini identik dengan Persebaya Surabaya.

Perez tidak menampik kritik tersebut, tetapi menegaskan dirinya tetap percaya penuh pada kemampuan para pemainnya. Ia menilai skuad saat ini memiliki potensi besar untuk bangkit asal tetap bekerja keras dan bersatu.

“Saya percaya pada semua pemain di klub. Kami bekerja sangat keras setiap hari,” tegasnya. Ia menambahkan, seluruh elemen tim memiliki komitmen tinggi untuk membawa kebanggaan bagi para pendukung setia Green Force.

Fokus pada Laga Kontra Arema FC

Pelatih berusia 48 tahun itu juga menegaskan tidak akan membiarkan kritik mengganggu fokus tim menjelang laga penting melawan Arema FC. Ia memilih mengalihkan energinya untuk mempersiapkan strategi terbaik di lapangan.

“Saya menghormati semua pendapat, tapi saya harus fokus pada pekerjaan saya,” tutur Perez. Baginya, satu-satunya jawaban atas kritik hanyalah performa dan kemenangan.

Laga melawan Arema FC diyakini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi keteguhan Perez memimpin tim. Selain rivalitas sengit dua tim Jawa Timur itu, pertandingan ini juga menjadi momen pembuktian bagi Persebaya Surabaya di depan ribuan Bonek yang memenuhi GBT.

Perez menyadari, dalam atmosfer panas seperti itu, hasil pertandingan akan sangat menentukan arah kepercayaan publik. Ia pun menegaskan seluruh pemain sudah memahami betapa pentingnya laga derbi tersebut.

“Dalam pekerjaan saya, setiap hari saya memberikan yang terbaik untuk klub ini,” ucapnya lagi. Ia menegaskan, jika seseorang tidak siap mendengarkan kritik dan tekanan, sebaiknya tidak bekerja di dunia sepak bola.

“Dan saya katakan kepada Anda, jika Anda tidak siap mendengarkan hal-hal seperti ini, lebih baik Anda tidak bekerja di dunia sepak bola. Tapi saya lebih kuat dari sebelumnya.”

Janji untuk Performa Terbaik

Pernyataan Perez tersebut seakan menggambarkan tekad kuatnya menembus badai dan membalas kritik dengan hasil positif di lapangan. Ia berjanji akan mempersembahkan performa terbaik untuk suporter yang selalu setia mendukung tim, meski dalam situasi sulit.

Dengan mentalitas kuat dan keyakinan penuh, Perez ingin membuktikan Persebaya Surabaya belum habis. Ia percaya kerja keras yang dilakukan setiap hari akan berbuah hasil manis saat menjamu Arema FC.

Bagi Perez, kemenangan di laga derbi bukan sekadar soal tiga poin. Lebih dari itu, kemenangan menjadi cara terbaik untuk mengembalikan kepercayaan diri tim dan membungkam suara sumbang yang meragukan kepemimpinannya.

Persebaya Surabaya kini terpaut empat poin dari posisi empat besar klasemen sementara Super League. Kemenangan atas Arema bisa memangkas jarak tersebut dan membuka peluang Green Force bersaing kembali di papan atas.

Di tengah kritik dan tekanan publik, Perez tetap menunjukkan ketenangan dan keyakinan tinggi. Ia tidak hanya siap dicemooh, tetapi juga siap membungkam semua keraguan dengan bukti nyata di lapangan hijau. Dengan dukungan penuh dari Bonek dan semangat pantang menyerah, laga panas kontra Arema FC nanti bisa menjadi titik balik perjalanan Persebaya Surabaya musim ini.

Eduardo Perez pun bertekad membuktikan satu hal: kritik boleh datang, tapi kepercayaan diri Green Force tidak akan pernah runtuh.

Kesimpulan: Dukung terus atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar