Banyuwangi: Destinasi Wisata yang Menawarkan Keindahan Alam dan Pengalaman Unik
Banyuwangi, dikenal sebagai “Sunrise of Java”, menawarkan pemandangan alam yang luar biasa mulai dari puncak gunung hingga pantai berpasir putih. Kota ini menjadi tujuan ideal bagi para wisatawan yang mencari pengalaman liburan yang menyenangkan dengan biaya yang terjangkau.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Di Banyuwangi, kamu dapat menikmati panorama alam yang masih asri sambil merasakan suasana lokal yang hangat dan autentik. Keindahan alam kota ini tidak hanya terlihat dalam foto, tetapi juga menjadi objek wisata utama yang diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Salah satu keistimewaan Banyuwangi adalah kemampuannya memberikan pengalaman istimewa tanpa harus menguras kantong. Bagi para wisatawan yang mengutamakan nilai dan keaslian, Banyuwangi menjadi jawaban yang tepat. Jika kamu sedang mencari tempat liburan yang menggabungkan keindahan alam, budaya yang kaya, dan biaya yang hemat, maka Banyuwangi adalah pilihan yang cocok.
Berikut ini beberapa rekomendasi tempat wisata di Banyuwangi yang terkenal keindahannya dan juga estetik untuk dikunjungi:
1. Kawah Ijen

Kawah Ijen terletak di perbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Kawah ini berada dalam wilayah kawasan konservasi dan menawarkan pemandangan spektakuler seperti danau kawah berwarna hijau toska, lereng gunung yang curam, serta fenomena api biru (blue fire) yang hanya bisa disaksikan saat malam atau dini hari.
Pendakian biasanya dimulai sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 pagi agar pengunjung tiba di puncak sebelum matahari terbit. Jam buka kawasan ini 24 jam untuk akses umum, meskipun pendakian sebagian besar dilakukan dini hari.
Tarif masuk untuk wisatawan nusantara adalah sekitar Rp 5.000 pada hari kerja dan naik menjadi Rp 7.500 pada hari libur. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 100.000 pada hari kerja dan Rp 150.000 pada akhir pekan.
Karena medan yang cukup menantang, termasuk jalan mendaki dan udara yang dingin, disarankan membawa jaket hangat, sepatu nyaman, dan jika ingin melihat blue fire, ikuti tur malam.
2. Taman Nasional Baluran

Taman Nasional Baluran terletak di wilayah Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Nama taman ini berasal dari Gunung Baluran yang berada di dalamnya. Kawasan ini sering disebut sebagai “Afrika van Java” karena adanya padang savana luas dengan satwa liar seperti rusa, kerbau liar, kancil, dan burung-burung.
Keindahan Taman Nasional Baluran mencakup savana Bekol yang terbentang luas dengan latar belakang laut, hutan hijau yang tetap rimbun bahkan saat musim kemarau, pemandangan matahari terbenam di padang rumput, dan kesempatan melihat satwa liar dalam habitat aslinya.
TN Baluran buka sekitar pukul 07.30 hingga 16.00 WIB. Tiket masuk untuk wisatawan lokal sekitar Rp 21.000 pada hari kerja dan Rp 31.000 pada hari libur. Untuk wisatawan mancanegara, tiketnya sebesar Rp 205.000 baik di hari kerja maupun akhir pekan.
3. Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Pantai ini terkenal dengan sebuah bukit kecil berwarna merah di bibir pantai yang menjadi ikon nama “Pulau Merah”, terutama saat musim kemarau dimana warna merah menjadi lebih menonjol.
Keindahan pantai ini mencakup panorama pantai dengan pasir hangat, ombak yang cocok untuk surfing para pemula hingga menengah, serta panorama matahari terbenam yang dramatis.
Jam buka pantai ini mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tiket masuk tetap sama setiap hari (weekday dan weekend) sekitar Rp 10.000 per orang.
4. Pantai Teluk Hijau

Pantai Teluk Hijau berada dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Pantai ini sering disebut “Green Bay” karena warna air lautnya yang kehijauan dan pasir putih yang memukau.
Daya tarik utama Pantai Teluk Hijau meliputi akses yang sedikit petualangan melalui trekking atau perahu, pemandangan tebing dan hutan yang masih sangat alami, serta air terjun kecil (“Air Terjun Bidadari”) sekitar 8 meter tinggi yang berada sekitar 200 meter dari pantai.
Pantai ini buka mulai pukul 08.00 sampai 16.30 WIB. Tarif masuk untuk wisatawan lokal sekitar Rp 5.000 pada hari kerja dan Rp 7.500 pada akhir pekan/libur.
Karena lokasi cukup jauh (±90 km dari kota Banyuwangi) dan akses cukup menantang, disarankan menggunakan kendaraan yang prima atau ikut tour lokal.
Komentar
Kirim Komentar