Tepuk Tangan Penonton Hiasi Aksi Berlutut di Burnley vs Leeds, Dominic Calvert-Lewin Menolak!

Tepuk Tangan Penonton Hiasi Aksi Berlutut di Burnley vs Leeds, Dominic Calvert-Lewin Menolak!

Dunia olahraga tengah memanas hari ini. Terkait Tepuk Tangan Penonton Hiasi Aksi Berlutut di Burnley vs Leeds, Dominic Calvert-Lewin Menolak!, para suporter tentu sudah menunggu kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Aksi Berlutut sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Rasisme di Sepak Bola Inggris

Di tengah upaya untuk memerangi rasisme dalam dunia sepak bola, para pemain Burnley dan Leeds United melakukan aksi berlutut sebagai simbol dukungan terhadap kampanye "Tidak Ada Ruang untuk Rasisme". Namun, tidak semua penonton merespons dengan positif. Beberapa dari mereka justru memberikan sorakan, sementara seorang pemain Leeds United memilih untuk tidak ikut serta dalam aksi tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada pertandingan antara Burnley melawan Leeds United di Stadion Turf Moor pada hari Sabtu (18/10). Saat para pemain kedua tim melakukan aksi berlutut, terdengar sorakan dari sebagian kecil penonton yang hadir di tribun. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun kampanye anti-rasisme sedang digalakkan, masih ada masyarakat yang tidak sepenuhnya mendukung gerakan tersebut.

Salah satu pemain Leeds United, Dominic Calvert-Lewin, memilih untuk tidak berlutut. Keputusan ini menjadi perhatian khusus karena biasanya aksi berlutut dilakukan serentak oleh seluruh pemain di Liga Inggris selama dua pekan terakhir sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan anti-rasisme. Meski demikian, ia tidak mengambil tindakan yang bisa dianggap sebagai penghinaan terhadap kampanye tersebut.

Kampanye "Tidak Ada Ruang untuk Rasisme" Kembali Digelar

Kampanye "Tidak Ada Ruang untuk Rasisme" kembali diadakan oleh Premier League dan seluruh klub anggota pada periode 18 hingga 26 Oktober. Tujuannya adalah untuk menegaskan komitmen terhadap perjuangan melawan diskriminasi dan promosi keberagaman dalam olahraga sepak bola di Inggris.

Ini menjadi kali pertama musim ini para pemain kembali melakukan aksi berlutut. Sejak Agustus 2022, Premier League tidak lagi mewajibkan aksi tersebut di setiap laga, hanya pada momen-momen tertentu seperti kampanye anti-rasisme. Dengan adanya kampanye ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya inklusivitas dan kesetaraan dapat lebih meningkat di kalangan para pemain maupun penonton.

Reaksi Penonton di Berbagai Stadion

Reaksi penonton terhadap aksi berlutut bervariasi di berbagai stadion. Di Stadion Etihad, tempat Manchester City menjamu Everton, serta di markas Crystal Palace dan Bournemouth, aksi berlutut berjalan tanpa adanya reaksi signifikan. Namun, di Brighton, penonton justru memberikan tepuk tangan sebagai bentuk dukungan terhadap aksi tersebut.

Sementara itu, di Nottingham Forest, seluruh pemain ikut berlutut kecuali kiper Mats Sels yang tampak tidak menyadari aksi sedang berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua pemain memahami pentingnya aksi tersebut atau mungkin kurang terlibat dalam kampanye anti-rasisme.

Hasil Pertandingan Burnley vs Leeds United

Pertandingan antara Burnley dan Leeds United berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tuan rumah. Dua gol Burnley dicetak oleh Lesley Ugochukwu pada menit ke-18 dan Loum Tchaouna pada menit ke-68, yang merupakan gol pertamanya di Premier League. Performa yang baik dari Burnley membuktikan bahwa meskipun ada isu-isu negatif, tim tetap mampu menunjukkan performa yang kuat di lapangan.

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Simak terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar