
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kebiasaan yang Dilakukan Orang-orang Sukses di Usia 30-an
Usia 30-an seringkali menjadi titik kritis dalam kehidupan seseorang. Banyak orang merasa lelah karena kesibukan atau terjebak dalam rutinitas yang membuat mereka sulit menjalani hidup dengan maksimal. Namun, ada beberapa individu yang justru sukses dan bahagia di usia tersebut. Mereka memiliki kebiasaan unik yang memungkinkan mereka mencapai kekayaan tanpa mengorbankan kebahagiaan.
Berikut adalah sembilan kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang sukses di usia 30-an:
1. Hidup Teratur
Orang-orang yang sukses biasanya tidak pernah membahas penganggaran secara terbuka, tetapi mereka memperlakukan uang seperti mesin. Mereka mengotomatiskan segala sesuatu, mulai dari transfer otomatis ke tabungan hingga pembayaran tagihan. Bahkan uang untuk bersenang-senang juga dialokasikan tanpa perlu dipikirkan lagi. Dengan demikian, mereka tidak perlu terus-menerus bernegosiasi dengan diri sendiri tentang apakah akan menabung atau membelanjakan uang.
2. Investasi pada Pengalaman
Bunga majemuk bukan hanya soal uang, tetapi juga bisa berlaku pada pengalaman. Orang-orang sukses finansial tidak hanya menghabiskan uang untuk liburan, tetapi juga memilih pengalaman yang strategis. Misalnya, mereka akan menghabiskan uang untuk konferensi, keanggotaan olahraga, atau kelas memasak. Ini bukan sekadar pengeluaran, melainkan investasi yang memberikan manfaat jangka panjang dalam bentuk kesehatan, hubungan, dan keterampilan.
3. Melakukan dengan Sopan
Negosiasi tidak hanya dilakukan saat membeli mobil atau barang bekas. Orang-orang sukses tahu bagaimana menegosiasikan gaji, tagihan telepon, atau premi asuransi dengan cara yang sopan. Mereka tidak agresif atau menuntut, tetapi hanya mengajukan pertanyaan seperti "Apakah ini harga terbaik yang bisa Anda tawarkan?" atau "Apa yang perlu dilakukan untuk mendapatkan penawaran yang lebih baik?" Jawaban seringkali positif.
4. Serius Terhadap Karir Mereka
Mereka tidak hanya berpindah pekerjaan demi gaji yang lebih tinggi, tetapi juga strategis dalam menentukan langkah karier yang selaras dengan tujuan keuangan dan gaya hidup. Mereka bisa mengambil posisi jarak jauh, bernegosiasi untuk anggaran pengembangan profesional, atau membangun proyek sampingan yang penuh gairah. Mereka memahami bahwa kemampuan mereka untuk menghasilkan uang adalah aset terbesar mereka.
5. Investasi
Mereka berinvestasi pada kualitas di tempat-tempat penting, seperti kasur, sepatu, laptop, atau pisau dapur. Namun, mereka juga membeli barang bekas atau barang yang jarang digunakan dengan harga terjangkau. Ini menunjukkan bahwa mereka bijak dalam mengelola keuangan.
6. Membangun Sistem
Mereka tidak hanya berfokus pada tujuan, tetapi juga pada sistem. Misalnya, mereka menciptakan sistem otomatis untuk menabung 20 persen dari pendapatan setiap bulan. Mereka juga menghabiskan waktu setiap hari untuk berkembang, bukan hanya ingin naik jabatan.
7. Memanfaatkan yang Ada
Orang-orang sukses sangat efisien dalam mengelola waktu. Mereka tidak bekerja 80 jam seminggu, tetapi menolak hal-hal yang tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka. Mereka rela membayar ongkos kirim bahan makanan demi menghemat waktu, atau pulang lebih awal agar bisa tidur nyenyak. Mereka memahami bahwa waktu adalah sumber daya yang tak terbarukan.
8. Memaksimalkan Anggaran
Mereka mempertahankan anggaran pertumbuhan, yaitu dana khusus untuk pembelajaran dan pengembangan. Kursus daring, buku, pelatihan, atau konferensi adalah bagian dari anggaran ini. Mereka menganggap ini sebagai hal yang tak bisa ditawar, sama seperti membayar sewa. Investasi ini biasanya terbayar berkali-kali lipat.
9. Mengoptimalkan Segala Sesuatu
Orang-orang sukses berusaha membuat keputusan berdasarkan ROI energi, bukan hanya ROI finansial. Mereka akan menolak pekerjaan bergaji tinggi dengan perjalanan yang melelahkan, atau membayar lebih untuk pusat kebugaran yang nyaman. Mereka juga berinvestasi dalam layanan persiapan makanan untuk menghindari keputusan makanan yang buruk saat kelelahan. Mereka memahami bahwa energi adalah pengganda segalanya.
Komentar
Kirim Komentar