
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Kebiasaan Baik yang Ditanamkan Orang Tua Sejak Kecil
Sejak kecil, orang tua saya selalu menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kini, di usia 39 tahun, saya bersyukur tidak pernah merasakan sakit gigi seperti yang sering dialami orang seusia saya. Namun belakangan ini, saya justru mengalami hal yang tak pernah saya duga, yaitu beberapa gigi mulai terasa longgar, meskipun tidak ada keluhan nyeri sama sekali.
Ibu saya adalah sosok yang paling memperhatikan kebersihan gigi. Saat kami anak-anak, jika tertidur sebelum menyikat gigi, ibu akan bangunkan dan memaksa kami ke kamar mandi untuk menggosok gigi. Meski saat itu terasa mengganggu, kini saya sangat bersyukur dengan kebiasaan tersebut. Saya berhasil terhindar dari sakit gigi berkat kebiasaan ini. Kebiasaan baik ini melekat dalam diri saya hingga usia kepala 40-an. Saya juga menerapkannya pada anak-anak di rumah.
Ibu benar-benar menjadi teladan. Ketika ia meminta anak-anaknya untuk menyikat gigi, terutama sebelum tidur, ia sendiri melakukannya. Gigi ibu juga tetap sehat. Saya menyimpulkan bahwa kebiasaan baik yang diterapkan oleh orang tua telah menjadi dokter terbaik bagi kesehatan gigi dan mulut kami.
Sayangnya, satu hal yang tidak sempat menjadi kebiasaan kami adalah pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Karena tinggal di kampung yang jauh dari kota, akses ke dokter gigi kala itu sangat sulit. Kami hanya pergi jika sudah benar-benar terpaksa.
Saat Gigi Sehat Mulai Terasa Longgar
Meski jarang bermasalah, di usia 30-an saya pernah kehilangan sedikit bagian gigi yang retak. Tidak sakit memang, tapi terasa mengganggu. Dan kini, menjelang 40 tahun, saya mulai merasakan ada satu dua gigi yang terasa agak longgar. Tidak sakit, tapi jika ditekan terasa sedikit goyah. Awalnya saya pikir hanya karena faktor kelelahan atau cara mengunyah. Saya mencoba mengganti pasta gigi khusus usia 40-an, tetapi harganya cukup mahal, sehingga saya kembali ke pasta gigi biasa.
Pertanyaannya, mengapa gigi bisa longgar meski tidak pernah sakit sebelumnya?
Dari beberapa artikel yang saya baca, ternyata gigi longgar bisa disebabkan oleh banyak hal. Mulai dari penurunan kepadatan tulang rahang seiring usia, radang gusi ringan yang tak disadari, hingga cara menyikat gigi yang terlalu keras. Faktor hormonal juga sangat berpengaruh. Atau bisa juga dipicu oleh kebiasaan menggigit makanan keras sehingga mempercepat pelonggaran jaringan gusi.
Selain itu, tidak pernah sakit gigi bukan berarti gigi benar-benar bebas masalah. Plak yang menumpuk secara perlahan bisa mengiritasi gusi dan membuat jaringan penyangga gigi melemah tanpa gejala nyeri/sakit. Karena itu, pemeriksaan rutin tetap penting, bahkan untuk orang yang merasa giginya "sehat-sehat saja".
Apa yang Bisa Dilakukan?
Saya menyimpulkan beberapa hal yang bisa menjadi langkah awal:
- Periksa ke dokter gigi setidaknya enam bulan sekali, meskipun tidak ada keluhan.
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan teknik menyikat yang benar, jangan terlalu menekan.
- Gunakan benang gigi (dental floss) daripada tusuk gigi agar tidak melukai gusi.
- Perhatikan asupan kalsium dan vitamin D, karena berpengaruh pada kekuatan tulang rahang.
- Hindari menggigit benda keras seperti es batu, tulang, atau ujung pena.
- Jika gigi sudah terasa goyah, jangan dibiarkan, karena bisa jadi ada masalah pada jaringan pendukung gigi.
Penutup
Saya bersyukur tidak pernah mengalami sakit gigi yang menyiksa. Namun pengalaman gigi yang mulai terasa longgar ini menjadi pengingat bahwa kesehatan gigi tidak cukup dijaga dari kebiasaan menyikat gigi saja, tetapi juga dari kesadaran untuk melakukan pemeriksaan rutin dan menjaga kekuatan jaringan pendukungnya.
Bagi Anda yang mungkin punya pengalaman serupa, boleh berbagi di kolom komentar. Siapa tahu, dari cerita dan pengalaman kita bersama, semakin banyak orang yang tersadar pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Bukan hanya agar tidak sakit, tapi agar tetap kuat seumur hidup.
Komentar
Kirim Komentar