
SOLO, aiotrade
Mobil yang telah dipersiapkan dengan perawatan yang baik tetap memerlukan perhatian khusus selama perjalanan jauh. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan adalah kondisi mesin agar tetap awet dan memberikan performa maksimal. Terutama saat liburan Nataru, di mana banyak pengemudi melakukan perjalanan jauh.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Eko Setiawan, pemilik bengkel Everest Motors Bintaro, Tangerang Selatan menjelaskan bahwa suhu mesin merupakan faktor utama yang perlu diperhatikan. Ia menekankan bahwa suhu mesin sebaiknya tetap stabil di area ideal dan tidak mengalami peningkatan berlebihan.
“Jika suhu mesin naik, ini bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem pendingin. Pastikan kipas pendingin menyala dan radiator dalam keadaan bersih. Namun, jika suhu terus meningkat selama perjalanan, jangan dipaksakan,” ujar Eko.
Pengendara disarankan untuk tidak memaksakan mesin yang sedang mengalami panas berlebih, terutama ketika melalui jalur macet atau tanjakan. Jika suhu mesin meningkat, kerusakan bisa terjadi secara permanen jika tidak segera ditangani.
Cara mengatasinya, lanjut Eko, adalah dengan mematikan AC dan membuka kap mesin. Jangan langsung mematikan mesin atau membuka tutup radiator. Tunggu hingga suhu mesin turun dan lalu periksa volume air radiator. Isi air jika diperlukan dan pastikan tidak ada kebocoran.
Selain itu, dari segi cara berkendara, pengemudi juga perlu memperhatikan teknik mengemudi agar mesin tetap awet. Misalnya, melakukan akselerasi secara halus dan menjaga putaran mesin di kisaran 3.000 Rpm. Jangan biarkan mesin melewati area merah.
“Melaju dengan kecepatan konstan lebih ramah terhadap mesin. Gunakan gigi yang sesuai untuk mobil manual, sehingga mesin bekerja lebih efisien dan risiko kerusakan bisa diminimalkan,” tambah Eko.
Pengemudi juga perlu memahami bahasa mesin. Mulai dari putaran mesin yang normal atau pincang, munculnya bunyi atau asap yang tidak biasa, hingga lampu indikator yang menyala. Jika salah satu dari kondisi tersebut muncul, segera ambil tindakan. Jangan abaikan gejala tersebut karena bisa berakibat fatal jika dibiarkan terlalu lama.
- Jangan memaksakan mesin yang sedang panas berlebih.
- Matikan AC dan buka kap mesin jika suhu mesin meningkat.
- Jangan langsung matikan mesin atau buka tutup radiator saat mesin masih panas.
- Periksa volume air radiator setelah suhu turun dan pastikan tidak ada kebocoran.
- Lakukan akselerasi secara halus dan jaga putaran mesin di kisaran 3.000 Rpm.
- Gunakan kecepatan konstan dan gigi yang sesuai untuk mobil manual.
- Perhatikan gejala mesin seperti bunyi, asap, atau lampu indikator yang menyala.
- Segera ambil tindakan jika ada tanda-tanda kerusakan mesin.
Dengan memperhatikan hal-hal di atas, pengemudi dapat menjaga kondisi mesin mobil selama perjalanan jauh, terutama saat liburan Nataru. Dengan demikian, mesin akan tetap awet dan memberikan performa optimal.
Komentar
Kirim Komentar