Treasury AS Lanjutkan Kenaikan Awal 2026

Treasury AS Lanjutkan Kenaikan Awal 2026

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Treasury AS Lanjutkan Kenaikan Awal 2026 menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


aiotrade, JAKARTA — Pada hari perdagangan pertama tahun 2026, obligasi pemerintah AS (US Treasury) mengalami penguatan yang menunjukkan sentimen positif. Performa ini menjadi awal yang baik setelah mencatatkan kinerja terbaik dalam lima tahun terakhir.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berdasarkan data dari Bloomberg, imbal hasil (yield) obligasi tenor 10 tahun US Treasury turun sebesar dua basis poin menjadi 4,15%. Hal ini terjadi setelah sebelumnya sempat mengalami kenaikan pada awal perdagangan. Sementara itu, yield obligasi dengan tenor lebih panjang, yaitu 30 tahun, juga turun satu basis poin menjadi 4,84%, meskipun sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak awal September.

Tahun 2025 terbukti sebagai tahun yang menguntungkan bagi US Treasury. Indeks Bloomberg yang melacak sektor tersebut mencatatkan peningkatan imbal hasil sebesar lebih dari 6%. Selain itu, indikator ekspektasi volatilitas pasar obligasi AS juga menurun ke level terendah sejak awal 2022.

Fokus pasar selanjutnya adalah apakah US Treasury mampu mempertahankan penguatan ini sepanjang 2026. Konsensus pasar memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga lanjutan pada tahun ini, terutama mengingat kemungkinan Presiden AS Donald Trump akan menunjuk penerus Ketua Federal Reserve Jerome Powell yang cenderung dovish, mengingat masa jabatan Powell berakhir pada Mei.

Meski demikian, perekonomian AS tetap menunjukkan ketahanan. Data pekan lalu menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh pada laju tercepat dalam dua tahun, sehingga membuat argumen untuk pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat semakin rumit. Rilis data AS akan berlanjut pada Jumat (2/1/2026), termasuk indeks PMI Manufaktur AS dari S&P Global.

Pasar obligasi global lainnya mengalami pelemahan hari ini. Pasar yang tutup pada Rabu sedang mengejar penurunan yang terjadi di AS pada awal pekan ini. Januari biasanya menjadi bulan yang sibuk untuk penerbitan obligasi, yang cenderung mendorong kenaikan yield.

Adapun, imbal hasil obligasi Jerman tenor 10 tahun naik hingga enam basis poin menjadi 2,91% sebelum memangkas sebagian kenaikan tersebut. Sementara itu, yield obligasi Inggris dengan tenor yang sama naik hingga lima basis poin menjadi 4,53%.

Obligasi Australia tertinggal dibandingkan pasar lainnya. Yield obligasi tenor tiga dan 10 tahun naik sekitar sembilan basis poin. Kenaikan ini terjadi di tengah spekulasi bahwa harga komoditas yang lebih tinggi akan memperkuat prospek pertumbuhan ekonomi negara tersebut.

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Treasury AS Lanjutkan Kenaikan Awal 2026 ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Tetap optimis dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar