Trump Buka Kesempatan Hentikan Sanksi Iran

Trump Buka Kesempatan Hentikan Sanksi Iran

Kabar pemerintahan kembali mencuat. Mengenai Trump Buka Kesempatan Hentikan Sanksi Iran, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.


Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menunjukkan sikap terbuka terhadap kemungkinan pencabutan sanksi terhadap Iran. Ia menyampaikan pernyataan tersebut setelah pemerintah Iran mengajukan pertanyaan terkait kebijakan sanksi yang diberlakukan oleh AS.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

“Saya jujur, Iran telah bertanya apakah sanksi mereka bisa dicabut. Iran menerima sanksi yang sangat berat dari AS, dan itu sangat menyulitkan,” ujar Trump saat berada dalam acara makan malam bersama para pemimpin Asia Tengah, pada hari Kamis (6/11).

Ia menambahkan, “Saya terbuka untuk mendengarkan, dan kita lihat saja nanti apa yang terjadi. Namun, saya akan terbuka terhadap hal tersebut.”


Negara-negara Barat, termasuk AS, telah menuduh Iran mencoba mengembangkan senjata nuklir. Namun, Iran membantah tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa pengembangan nuklirnya bertujuan damai.

Akibat dari tuduhan tersebut, Iran dijatuhi sanksi ekonomi yang ketat. Pada tahun 2018, AS memperketat sanksi terhadap Iran setelah memutuskan keluar dari perjanjian nuklir internasional yang sebelumnya dibuat.

Hubungan antara AS dan Iran semakin memburuk setelah serangan Israel terhadap Teheran pada bulan Juni 2025. AS diketahui ikut serta dalam serangan yang dilaporkan ditujukan pada situs nuklir Iran.


Serangan tersebut menyebabkan negosiasi nuklir antara Iran dan AS terhenti. Trump kemudian menyatakan bahwa Iran kini tidak lagi memiliki kemampuan untuk membuat senjata nuklir.

Meskipun demikian, Oman, sebagai mediator dalam perundingan nuklir antara Iran dan AS, meminta kedua belah pihak kembali ke meja perundingan.

Oman berharap perundingan tersebut dapat membantu membatasi aktivitas nuklir Iran, dengan imbalan pengurangan sanksi bagi Teheran.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar