
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perubahan Kekuatan Paspor Amerika Serikat
Paspor Amerika Serikat (AS) yang selama ini dianggap sebagai salah satu paspor terkuat di dunia kini mengalami penurunan peringkat. Setelah bertahun-tahun berada dalam 10 besar, kini posisi paspor AS berada di luar 10 besar untuk pertama kalinya dalam dua dekade. Hal ini menjadi perhatian serius bagi banyak pihak, terutama karena sebelumnya paspor AS selalu menjadi contoh utama dalam hal kebebasan bepergian.
Menurut data terbaru dari Henley Passport Index, sebuah lembaga riset ternama yang bekerja sama dengan Internasional Air Transport Association (IATA), paspor AS saat ini berada di peringkat ke-12. Posisi ini sejajar dengan Malaysia, yang menunjukkan bahwa kekuatan paspor AS sedang mengalami penurunan signifikan.
Penyebab Penurunan Paspor AS
Penurunan peringkat paspor AS tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan proses yang terus-menerus berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2014, paspor AS sempat berada di posisi pertama bersama Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu, posisi tersebut terus menurun. Pada tahun 2018, paspor AS berada di posisi kelima, kemudian naik sedikit pada 2022 hingga mencapai posisi keenam, namun kembali turun pada 2024 menjadi posisi ketujuh. Di awal 2025, paspor AS berada di posisi kesepuluh, dan kini berada di posisi ke-12.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan penurunan ini adalah penghapusan atau pembatasan akses bebas visa bagi pemegang paspor AS oleh beberapa negara. Contohnya, Brazil dan China yang menuntut reciprocity (timbal balik) yang lebih besar. Selain itu, Somalia yang memperkenalkan eVisa baru dan Vietnam yang mengecualikan AS dalam daftar tambahan negara bebas visa juga turut berkontribusi pada penurunan peringkat ini.
Dr. Christian H. Kaelin, pendiri Henley and Partners, menjelaskan bahwa penurunan ini menandai pergeseran fundamental dalam mobilitas global dan dinamika kekuatan lunak. Ia menyatakan bahwa negara-negara yang lebih terbuka dan mampu bekerja sama semakin maju, sementara negara yang masih mengandalkan privilese lama justru tertinggal.
Daftar 10 Besar Paspor Terkuat di Dunia Tahun 2025
Berikut adalah daftar 10 besar peringkat paspor terkuat di dunia pada tahun 2025, beserta jumlah negara yang dapat diakses tanpa visa:
- Singapura: 193 negara
- Korea Selatan: 190 negara
- Jepang: 189 negara
- Jerman, Italia, Luksemburg, Spanyol, Swiss: 188 negara
- Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Belanda: 187 negara
- Yunani, Hungaria, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, Swedia: 186 negara
- Australia, Ceko, Malta, Polandia: 185 negara
- Kroasia, Estonia, Slovakia, Slovenia, UAE, Inggris: 184 negara
- Kanada: 183 negara
- Latvia, Liechtenstein: 182 negara
Islandia dan Lithuania berada di peringkat ke-11 dengan 181 negara yang bebas visa, sementara Malaysia dan AS berada di posisi ke-12 dengan 180 negara yang dapat dikunjungi tanpa visa. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun paspor AS masih memiliki akses yang cukup luas, posisinya mulai tergeser oleh negara-negara lain yang semakin meningkatkan kerja sama internasional dan kebijakan visa yang lebih fleksibel.
Komentar
Kirim Komentar