Wamenhan Vietnam Diduga Lakukan Kontak Tidak Senonoh dengan PNS Korea Selatan di Forum Keamanan

Wamenhan Vietnam Diduga Lakukan Kontak Tidak Senonoh dengan PNS Korea Selatan di Forum Keamanan

Kabar pemerintahan kembali hangat diperbincangkan. Mengenai Wamenhan Vietnam Diduga Lakukan Kontak Tidak Senonoh dengan PNS Korea Selatan di Forum Keamanan, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Insiden Pelecehan Seksual yang Melibatkan Wakil Menteri Pertahanan Vietnam

Pemerintah Korea Selatan dilaporkan memanggil perwakilan diplomatik Vietnam di Ibu Kota Seoul setelah muncul dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Vietnam, Hoang Xuan Chien, terhadap seorang pegawai negeri sipil (PNS) Korea Selatan. Insiden ini disebut terjadi saat berlangsung forum keamanan tahunan di Korea Selatan pada September 2025.

Menurut laporan sejumlah media lokal Korea Selatan, Hoang Xuan Chien diduga melakukan sentuhan tak pantas terhadap seorang pegawai Kementerian Pertahanan Korea Selatan yang bertugas dalam kegiatan tersebut. Kasus ini menimbulkan kegaduhan di kalangan pejabat dan media setempat, serta memicu tindakan dari pihak berwenang.

Tindakan yang Diambil oleh Pihak Berwenang

Dalam pernyataannya kepada Kantor berita AFP, Kementerian Pertahanan Korea Selatan memastikan telah mengambil “tindakan yang sesuai” terhadap insiden itu, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut. "Pengungkapan detail kasus dibatasi untuk menghormati keinginan korban," ujar juru bicara Kementerian tersebut.

Kementerian Pertahanan Korea Selatan juga menyatakan telah mengecam perilaku Wakil Menteri Pertahanan Vietnam dan meminta agar pemerintah Vietnam mengambil langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang. Hal ini menunjukkan bahwa pihak Korea Selatan sangat serius dengan isu pelecehan seksual yang terjadi.

Respons dari Pihak Vietnam

Dalam penjelasan tertutup kepada jurnalis Korea Selatan pada Senin (20/10/2025), atase pertahanan Vietnam di Seoul dipanggil sekitar seminggu setelah insiden terjadi. Dalam pemanggilan tersebut, atase pertahanan Vietnam disebut menyampaikan penyesalan dan berjanji bahwa hal serupa tidak akan terulang.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Vietnam, Hoang Xuan Chien, meninggalkan Korea Selatan sehari setelah insiden terjadi. Kepergiannya menimbulkan spekulasi tentang tanggung jawab dan tindakan yang akan diambil oleh pihak Vietnam.

Tanggapan dari Media dan Masyarakat

Media Vietnam dan Timur Tengah juga turut mengamati perkembangan kasus ini. Beberapa artikel mencatat bagaimana kekalahan Indonesia melawan Irak menjadi topik utama, tetapi kasus pelecehan seksual ini juga mendapat perhatian luas.

Selain itu, media Vietnam juga memberikan komentar terkait kerja sama antara PSSI dan Patrick Kluivert. Meski hanya berlangsung selama 10 bulan, kerja sama ini dinilai tidak memberikan banyak kesan. Sebelum pertandingan melawan Irak, media Vietnam juga menyoroti potensi “jebakan” yang bisa dialami timnas Indonesia.

Penutup

Meskipun pihak Kedutaan Besar Vietnam di Seoul belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari AFP, situasi ini menunjukkan pentingnya menjaga hubungan diplomatik dan etika dalam interaksi antar negara. Insiden seperti ini dapat memengaruhi citra dan kredibilitas para pejabat, serta memicu perubahan dalam kebijakan dan prosedur pengamanan di acara internasional.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan aspirasi Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar