Daftar Orang Terkaya di Asia Tahun 2025
Di dalam daftar Forbes Real Time Billionaires, orang terkaya di Asia pada tahun 2025 dinobatkan untuk pengusaha dari berbagai sektor. Salah satu yang menonjol adalah Mukesh Ambani. Selain itu, India juga memiliki salah satu warganya yang menjadi perempuan terkaya di Asia selama 2025.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Perempuan tersebut berada di peringkat ke-55 dalam daftar orang terkaya sedunia versi Forbes Real Time Billionaire List. Lantas, siapakah sosok yang menjadi perempuan terkaya di Asia pada 2025? Berikut fakta-fakta tentangnya:
Savitri Jindal & Family

Savitri Jindal & Family diketahui memiliki kekayaan mencapai 37,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp620 triliun. Meski menjadi perempuan terkaya se-Asia, Savitri Jindal ada di peringkat ke-13 dalam daftar orang terkaya di Benua Kuning. Dia juga menjadi satu-satunya perempuan di dalam daftar tersebut.
Bisnis Baja dan Kepemimpinan Jindal Group

Savitri Jindal merupakan janda dari pendiri Jindal Group, Om Prakash (OP) Jindal. Adapun Jindal Group merupakan perusahaan yang memiliki bisnis di bidang baja, energi, semen, dan infrastruktur. Savitri Jindal saat ini diberikan mandat untuk melanjutkan kepemimpinan mantan suaminya di Jindal Group.
Adapun setelah kematian OP Jindal pada 2005 dalam kecelakaan helikopter, perusahaan-perusahaan dalam Jindal Group dibagi di antara keempat putranya, yang sekarang menjalankannya secara independen. Aset terbesar grup ini diawasi oleh putranya yang berbasis di Mumbai, yakni Sajjan Jindal yang mengawasi JSW Steel, JSW Cement, dan JSW Paints.
Daftar 20 Orang Terkaya di Asia Tahun 2025

Berikut ini daftar 20 orang terkaya di Asia versi Forbes Real Times Billionaires:
-
Mukesh Ambani (India)
Harta kekayaan: 110,7 miliar dolar AS (Rp1,85 kuadriliun)
Sektor bisnis: energi, telekomunikasi, layanan keuangan, ritel, dan media -
Zhang Yiming (China)
Harta kekayaan: 69,3 miliar dolar AS (Rp1,16 kuadriliun)
Sektor bisnis: media sosial (TikTok) -
Zhong Shanshan (China)
Harta kekayaan: 69,1 miliar dolar AS (Rp1,15 kuadriliun)
Sektor bisnis: air minum dan obat-obatan -
Gautam Adani (India)
Harta kekayaan: 65,7 miliar dolar AS (Rp1,09 kuadriliun)
Sektor bisnis: infrastruktur dan komoditas -
Ma Huateng (China)
Harta kekayaan: 61,9 miliar dolar AS (Rp1,03 kuadriliun)
Sektor bisnis: game online -
Robin Zheng (Hong Kong)
Harta kekayaan: 56 miliar dolar AS (Rp937,03 triliun)
Sektor bisnis: baterai kendaraan listrik -
Masayoshi Son (Jepang)
Harta kekayaan: 55,9 miliar dolar AS (Rp953,76 triliun)
Sektor bisnis: telkomunikasi dan investasi -
Tadashi Yanai & Family (Jepang)
Harta kekayaan: 52,2 miliar dolar AS (Rp873,82 triliun)
Sektor bisnis: ritel fesyen -
William Ding (China)
Harta kekayaan: 44,9 miliar dolar AS (Rp751,05 triliun)
Sektor bisnis: game online -
Li Ka-shing (Hong Kong)
Harta kekayaan: 41,5 miliar dolar AS (Rp694,71 triliun)
Sektor bisnis: investasi infrastruktur, pelabuhan, ritel, energi, dan telekomunikasi -
Colin Huang (China)
Harta kekayaan: 40,2 miliar dolar AS (Rp672,19 triliun)
Sektor bisnis: E-commerce -
Prajogo Pangestu (Indonesia)
Harta kekayaan: 38,8 miliar dolar AS (Rp649 triliun)
Sektor bisnis: petrokimia dan energi -
Savitri Jindal & keluarga (India)
Harta kekayaan: 37 miliar dolar AS (Rp619,18 triliun)
Sektor bisnis: baja -
Shiv Nadar (India)
Harta kekayaan: 35,3 miliar dolar AS (Rp590,73 triliun)
Sektor bisnis: layanan perangkat lunak -
He Xiangjian & keluarga (China)
Harta kekayaan: 32,3 miliar dolar AS (Rp540,08 triliun)
Sektor bisnis: peralatan rumah tangga -
Lei Jun (China)
Harta kekayaan: 31,6 miliar dolar AS (Rp528,45 triliun)
Sektor bisnis: gawai cerdas dan otomobil -
Zheng Shuliang & keluarga (China)
Harta kekayaan: 31,1 miliar dolar AS (Rp520,26 triliun)
Sektor bisnis: produk-produk alumunium -
Jack Ma (China)
Harta kekayaan: 29,4 miliar dolar AS (Rp491,72 triliun)
Sektor bisnis: E-commerce -
Pham Nhat Vuong (Vietnam)
Harta kekayaan: 28,8 miliar dolar AS (Rp481,85)
Sektor bisnis: mobil listrik, real estat, ritel, dan layanan kesehatan -
Huang Shilin (China)
Harta kekayaan: 25,6 miliar dolar AS (Rp428,2 triliun)
Sektor bisnis: baterai kendaraan listrik
Berdasarkan data Forbes, perempuan terkaya di Asia pada tahun ini benar-benar dari India, yakni Savitri Jindal.
Komentar
Kirim Komentar